KABAR BIREUEN- Sejumlah warung kopi (warkop) di kota Bireuen dipadati pengunjung yang hendak menikmati seduhan kopi setelah melaksanakan salat tarawih.
Tak heran, warkop-warkop penuh sesak oleh penikmat kopi, bahkan sampai-sampai banyak yang tidak mendapatkan tempat duduk. Akibatnya, kedai kopi yang ada di Bireuen, selalu membludak hingga larut malam.
Sambil menikmati kopi, para pengunjung tersebut terkadang berdiskusi mengenai berbagai topik.
Murdani, salah seorang warga kota Bireuen kepada Kabar Bireuen, Jumat malam (18/5/2018) mengaku, tidak lengkap rasanya jika dirinya tidak menikmati kopi setelah berbuka puasa.
Dirinya setiap harinya, di luar bulan Ramadhan, selalu meminum kopi sebelum beraktivitas.
“Selama bulan Ramadan, saya hanya dapat meminum kopi, yaitu pada saat habis melaksanakan salat tarawih, kurang pas rasanya kalau nggak kena kopi,” ujarnya.
Sementara itu, Amirullah, salah satu pelayan warkop di seputaran jalan T Hamzah Bendahara Bandar Bireuen mengatakan, setiap malam pengunjung yang hendak menikmati kopi penuh sesak, selesai tarawih (Herman Suesilo).










