Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, SE.,M.Si

KABAR BIREUEN-Tim debat mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen berhak mewakili Aceh pada kegiatan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta, (23-28/9/2018) mendatang.

Informasi ini disampaikan Kabag Humas Umuslim Zulkifli, M.Kom kepada Kabar Bireuen, Sabtu (30/6/2018) setelah pihaknya menerima surat dari Kopertis Wilayah 13 Aceh, nomor 0736/K13/KM/2018 tentang penetapan pemenang tim KDMI Kopertis Wilayah 13 Aceh.

Hal ini disampaikan Zulkifli, M.Kom berdasarkan keputusan tim juri tim debat mahasiswa Umuslim berhasil meraih peringkat pertama KDMI se kopertis wilayah 13 Aceh tahun ini dan menjadi delegasi aceh untuk tampil ke tingkat nasional.

Kabag Humas Umuslim Zulkifli, M.Kom mengatakan, program KDMI ini merupakan satu program tahunan di Kementerian Dikti melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing mahasiswa melalui media debat ilmiah dalam bahasa indonesia.

“Dari program ini diharapkan akan dapat meningkatkan kompetensi penguasaan pengetahuan yang berwawasan global dalam menganilisis dengan kemampuan berbahasa indonesia yang baik,” ungkap Kabag Humas Umuslim Zulkifli.

Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, SE.,M.Si mengucapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih mahasiswanya, ini prestasi kedua tahun ini yang diraih mahasiswa Umuslim setelah beberapa waktu lalu tim debat bahasa inggris juga berhasil meraih prestasi yang membanggakan.

“Kita doakan semoga mereka bisa berhasil dan sukses membawa nama harum daerah saat tampil berdebat dengan berbagai perguruan tinggi di tingkat nasional nantinya,” harap Rektor Umuslim.

Adapun team debat mahasiswa Universitas Almuslim yaitu Aksaini Taqwan, Iramaya Sopha, Reza Nazarli semuanya berasal dari Prodi Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Dari program ini diharapkan akan dapat meningkatkan kompetensi penguasaan pengetahuan yang berwawasan global dalam menganilisis dengan kemampuan berbahasa indonesia yang baik,” ungkap Kabag Humas Umuslim Zulkifli. (Rizanur)