KABAR BIREUEN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Selasa (18/2/2020) menyerahkan kunci bangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) kepada Universitas Almuslim (Umuslim) Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh yang telah rampung dibangun di Gampong (Desa) Paya Cut, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

Penyerahan kunci sebagai tanda sudah resmi dapat digunakan bangunan tersebut dilakukan oleh Nasir, ST MT, perwakilan Kementerian PUPR kepada Wakil Ketua Yayasan Amuslim Peusangan Dr H Amiruddin Idris SE MSi, yang turut disaksikan Plt Rektor Umuslim, Dr Hambali MPd.

Setelah diterima kunci rusunawa itu, selanjutnya diserahkan kepada Plt Rektor Umuslim yang didampingi Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan, H. Yusri Abdullah.

Pada acara yang berlangsung sederhana, Amiruddin Idris menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia atas perhatiannya untuk Umuslim.

“Alhamdulillah, pemerintah pusat telah menyahuti permohonan kita dengan merealisasi pembangunan rusunawa ini. Bangunan ini sangat berarti bagi Umuslim, karena merupakan kebutuhan,” sebut mantan Rektor Umuslim ini yang sudah menjabat sebagai Anggota DPR Aceh.

Menurutnya, rusunawa yang dibiayai dengan dana APBN senilai Rp 18 milyar lebih, memiliki 48 kamar, 46 kamar untuk mahasiswa dan 2 kamar diperuntukkan untuk pengelola.

“Setiap kamar, standar ditempati 4 orang. Fasilitas kamar dilengkapi tempat tidur, meja, lemari dan kamar mandi di dalam,” jelasnya.

Dengan adanya Rusunawa, timpal Amiruddin Idris, sangat membantu mahasiswa yang membutuhkan tempat tinggal murah, layak dan lokasi dekat dengan kampus.

“Mahasiswa Umuslim 30 persen berasal dari luar Kabupaten Bireuen. Ada yang dari Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah dan daerah lainnya,” jelas Wakil Bupati Bireuen Periode 2002-2007 ini.

Lanjutnya, mulai sekarang Rusunawa sudah dapat ditempati oleh mahasiswa. Untuk biaya sewa sangat murah, karena bukan bisnis.

“Mahasiswa hanya dibebankan membayar uang untuk operasional saja. Dan nanti Plt Rektor harus membuat standar biaya paling murah,” tandasnya.

Amiruddin juga berharap, ke depan Rusunawa dapat digunakan sebagai tempat tinggal bagi guru dari luar Kabupaten Bireuen yang mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Umuslim yang baru saja diperoleh izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (Rizanur)

BAGIKAN