KABAR BIREUEN-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen mengirimkan mahasiswanya melaksakanakan program praktek lapangan kuliah kerja mahasiswa (PPL-KKM) di sejumlah sekolah dan pesantren di Thailand Selatan.

Menurut informasi yang disampaikan Kabag Humas Umuslim Zulkifli, M.Kom penglepasan keberangkatan mahasiswa program PPL-KKM angkatan IV ini dilakukan dalam satu upacara pelepasan yang berlangsung di kampus Ampoen Chik Peusangan Universitas Almuslim, Senin (3/6/2019).

Pengiriman kembali mahasiswa ke negeri Thailand tersebut setelah peserta yang dikirim sebelumnya dianggap sukses.

“Mereka nantinya akan melakukan pengabdian di sejumlah lembaga pendidikan dan pesantren yang ada di berbagai Provinsi di Thailand Selatan,” katanya.

Selain itu menurut informasi kabag humas Umuslim Zulkifli,M.Kom acara pelepasan turut dihadiri sejumlah orang tua dan wali mahasiswa, dosen, kepala PPL-Fkip dan staf kantor urusan internasional (KUI) umuslim.

Rektor Umuslim yang diwakili Wakil Rektor III Dr.Ir. Saiful Hurri, M.Si dalam arahannya menyampaikan, kepercayaan yang diberikan untuk Umuslim ini berdasarkan penilaian tim.

“Dimana mahasiswa kita yang telah kita kirim sebelumnya dianggap sukses selama melaksanakan pengabdian di luar negeri, maka kepada peserta diharapkan agar dapat menjaga nama baik dan kepercayaan ini,” jelasnya.

Kepada wali mahasiswa, dia menyebutkan, apabila ingin berkunjung ke Thailand Selatan untuk menjenguk anaknya dibenarkan tetapi harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan kantor urusan Internasional (KUI) universitas Almuslim.

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Kantor Urusan Internasional (KUI) Teuku Cut Mahmud Aziz, S.Fil., M.A melaporkan perkembangan pelaksanaan program KKN-PPL. Mahasiswa yang mengikuti program ini adalah Angkatan ke-IV ada dua gelombang, gelombang I akan berada di Thailand selama 4 bulan (Juni-Oktober) dengan jumlah mahasiswa sebanyak 5 orang, akan berangkat pada 11 Juni 2019.

“Sedangkan Gelombang II selama 2 bulan dengan jumlah mahasiswa sebanyak 7 orang, akan berangkat 20 hari setelah tanggal 11 Juni, ” katanya. (Ihkwati)

 

BAGIKAN