Mandor Kebersihan LHK Bireuen Syamsuar didampingi Keuchik Pulo Ara H Ridwan Aziz,SH  sedang mengkoordinir pembuangan sampahi di jalan Pasar Induk Bireuen Kamis pagi (11/6/2020).

KABAR BIREUEN–Masyarakat Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Juli Cot Meurak dan Desa Geulanggang Gampong menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bireuen Drs Murdani  yang telah memindahkan kontainer dan membersihkan sampah yang sudah menggunung di jalan Pasar Induk Bireuen.

Keuchik Pulo Ara Geudong Teungoh H Ridwan Aziz,SH didampingi Mandor Kebersihan LHK Bireuen, Syamsuar ditemui Kabar Bireuen di lokasi pembersihan sampah Kamis pagi (11/6/2020).

Ridwan Aziz atas nama masyarakat Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Juli Cot Meurak dan Desa Geulanggang Gampong menyampaikan apresisasi dan terima kasih yang amat dalam kepada Kadis LHK Bireuen dan Mandor Kebersihan LHK Syamsuar yang telah segera merealisasi harapan masyarakat.

Hanya berselang waktu 12 jam setelah  rapat Rabu petang (10/6/2020), pada Kamis pagi pukul 10.30 WIB, kontainer dan tumpukan sampah berbau busuk yang sudah menggunung di ujung jalan Pasar Induk Bireuen yang mencemarkan lingkungan masyarakat tiga desa sudah dibersihkan dalam waktu singkat.

“Pak Murdani mantan Asisten Pemerintahan, mantan Kadis Sosial sekarang Kadis Lingkungan Hidup dan kehutanan sangat tepat. Beliau  sangat peduli lingkungan, Buktinya, dalam waktu singkat masyarakat mengajukan keberatan terhadap pembuangan sampah di ujung jalan Pasar Induk Cureh Bireuen telah diatasi segera,” kata Rudwan Aziz.

Setelah sampah dibersihkan, setip hari Desa Pulo Ara, Juli Cot Meurak dan Geulanggang Gampong menurunkan dua warga masyarakat di pos penjagaan jalan Pasar Induk Bireuen untuk melarang warga masyarakat agar tidak membuang lagi sampah di jalan Pasar Induk tersebut.

Keuchik Ridwan Aziz mengatakan, Pulo Ara Ara Geudong Teungoh merupakan salah satu desa berlokasi di pusat Kota Bireuen, setiap waktu siap berkoordinasi dengan Dinas LHK dalam mengatasi masalah penertiban pembuangan sampah.

“Semoga saja kita harapkan agar kota Bireuen sekitarnya menjadi kota Adipura terbersih di Aceh, ujar Ridwan Aziz.

Amatan Kabar Bireuen di lokasi pembersihan sampah, pihak Dinas LHK yang dikoordinir langsung Mandor Kebersihan LHK Syamsuar (Purn TNI-AD) dan sejumlah petugas kebersihan, menurunkan satu alat berat dan belasan dump truk mengangkut  tumpukan sampah berbau busuk. Sekira 2,5 jam tumpukan sampah sudah berhasil dibersihkan dan diangkut ke TPA.

Menurut Mandor Syamsuar, kontainer yang disediakan di ujung jalan Pasar Induk Bireuen khususnya untuk pembuangan sampah Pasar Induk Bireuen bukan untuk pembuangan sampah dari Dpdesa lainnya.

Tapi sampah yang dibuang di ujung selatan jalan Pasar Induk Bireuen perbatasan Desa Pulo Ara, Juli Cot Meurak dan Desa Geulanggang Gampong dimanfaatkan oleh warga desa lainnya berasal dari desa-desa kecamatan Jeumpa, Kuala, Peusangan, Juli dan Kota Juang sebagai tempat pembuangan sampah (TPA).

Dengan dipindahkan kontainer sampah tersebut,  beberapa pemilk toko dan kios Pasar Induk Bireuen meminta kepada Dinas terakit (Dinas Pedagangan dan Industri) yang berwenang mengurusi sektor perdagangan agar menyediakan drum tempat pembuangan sampah untuk setiap toko, kios dalam Pasar Induk Bireuen dan dalam kota Bireuen.

“Agar masyarakat tidak membuang lagi sampah disudut-sudut kota sehingga mudah diangkut oleh petugas kebersihan setiap hari,” harap Syamsuar.(H.AR Djuli/*)

BAGIKAN