KABARBIREUEN – Kadis Penanaman Modal Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PMPK dan UKM) Kabupaten Bireuen Ir Alie Basyah MSi diserbu pedagang saat meninjau Pasar Induk Bireuen di Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang, Jumat (22/2/2019).
Alie Basyah didampingi Kabid Perdagangan Nanda Dewi dan sejumlah staf melihat kondisi terkini Pasar Induk pasca penertiban dan pembongkaran sejumlah kios liar di jalan masuk pasar dan di jalan dalam komplek pasar kemarin malam.
Sampai di Pasar Induk, Alie Basyah melihat pedagang sayur yang sebelumnya berjualan di lapak liar di jalan masuk ke pasar sudah menempati lapak di dalam bangunan, yang tidak tertampung sementara berjualan di bekas area bongkar muat truk barang.
Alie turut menemui pedagang ayam, ia minta kepada pedagang ayam membantu membenahi lokasi agar lebih bersih serta parkir sepeda motor pedagang ayam bisa lebih rapi agar tidak mengganggu pembeli melintas.
Mantan Kadis Pertanian Bireuen ini menemui beberapa pedagang rempah yang berjualan di kios liar di tepi jalan dalam komplek pasar yang belum sempat dibongkar pada penertiban oleh Satpol PP Bireuen, Kamis (21/2/2019) dinihari kemarin.
Beberapa saat berada di sana, sejumlah pedagang mendatangi Alie Basyah, mereka pedagang sayur yang kiosnya sudah dibongkar. Mereka mengeluh tak ada lapak berjualan, sementara pedagang yang kiosnya diperintah bongkar terlihat sedikit meradang.
“Kalau disuruh bongkar, kami mau berjualan di mana, barang ini mau kami bawa ke mana, boleh dibongkar jika kami sudah diberi tempat. Mohon ditunda dulu pembongkaran,” kata seorang pedagang.
Alie memberi penjelasan, ia sebagai dinas memberitahukan kepada pedagang atau pemilik kios liar yang harus dibongkar. Sementara petugas yang membongkar dari tim terpadu.
“Kalau dibongkar saat malam tidak ada pemiliknya kan sayang, makanya saya ingatkan bongkar sendiri,” ucap Alie.
Seorang pedagang ikan minta agar dinas tegas terhadap pedagang ikan yang masih berjualan di sekitar bekas pasar ikan di pasar tradisional (pasar pagi) di Meunasah Capa, kota Bireuen. Sebab lapak pedagang ikan di Pasar Induk banyak kosong.
Menerima keluhan dan komplain pedagang, Alie dan sejumlah stafnya berupaya memberi penjelasan. Perbincangan itu berlangsung lama hingga Alie Basyah pamit. Alie tegas mengatakan kios liar di Pasar Induk tetap akan dibongkar petugas.
Pada kunjungan itu, Alie menemukan banyak kios permanen yang kosong tidak dimanfaatkan penerima di dekat blok kios yang ditempati ‘toke bangku’. Alie mengatakan akan diklarifikasi, jika memang tidak digunakan berjualan akan dialihkan ke pedagang lain yang belum dapat kios.
“Bertahap pasar ini harus kita tertibkan, memang perlu kesabaran semua pihak termasuk pedagang untuk mengikuti arahan, selain itu direncanakan penataan, penambahan kios dan fasilitas pasar,” ucap Alie Basyah. (Desta Fauziana)











