KABAR BIREUEN – Anggota Dewan Perwakilan rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Zulfikar Apayub meninjau langsung ke lokasi banjir di Desa Pulo Ara, Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, Minggu (9/12/2018).
Kehadiran politisi Partai Demokrat Bireuen itu untuk menjumpai warga dan mendengar lansung keluhan dari masyarakat dari dampak banjir yang beberapa hari lalu dirasakan oleh warga setempat.
Akibat terjadinya banjir yang melanda pada Kamis malam (6/12/2018) lalu, banyak terjadi beberapa dampak kerusakan besar di antaranya tanggul irigasi yang mengakibatkan air meluap hingga ke rumah- rumah masyarakat setempat
Mulyadi, Sekdes setempat dihadapan anggota dewan tersebut mengatakan, akibat terjangan banjir yang terjadi bisa dibilang parah sehingga terdapat 30 rumah yang terendam banjir bahkan ada pemilik rumah yang harus mengungsi ke tempat pangajian hingga sampai saat ini.
Hal itu dibenarkan Tgk Imum Gampong setempat, mengungkapkan, akibat banjir yang melanda banyak kerusakan yang terjadi di desa ini dan dia berharap kepada pemerintah setempat agar sudi melihat dan menangani kerusakan yang saat ini lagi dirasakan.
“Terimakasih atas kunjungan Bapak dewan, Zulfikar Apayub telah datang dan melihat langsung keadaan kami disini. Kami berharap kepada bapak semoga apa yang sedang terjadi dari dampak kebanjiran ini bisa ada titik temunya,” sebutnya.
Zulfikar Apayub yang didampingi langsung Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bireuen kepada Kabar Bireuen mengatakan, akan segera menjumpai dinas-dinas terkait untuk segera memperbaiki dampak kerusakan yang terjadi.
Dia bereharap , tanggul yang ambruk akibat banjir semoga dapat ditangai dengan segera.
“Sesuai dengan harapan warga, kita berharap semoga ini cepat teratasi agar warga lebih nyaman menjalani hidup saat banjir datang Lagi,” katanya.
Zulfikar Apayub berjanji akan berusaha semampunya untuk menyampaikan harapan dan aspirasi warga kepada pihak terkait agar secepatnya ditanggapi dan diselesaikan.
Menyangkut sampah, Zulfikar mengatakan, pihak Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Bireuen agar segera menertipkan pembuangan sampah, atau menyediakan tong sampai di sekitar lokasi Pasar Induk Bireuen.
“Kalau sudah ada tong sampah, masyarakat bisa meletakkan sampah di tempat yang sudah disediakan, sehingga tidak merusak lingkungan yang mengakibatkan banjir,” jelasnya. (Ihkwati)









