Tim Verifikasi Rumah Bantuan Baitul Mal Bireuen: Rumah ‘Baygon’ Masih Layak Direhab

KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim verifikasi bantuan rumah layak huni Baitul Mal Kabupaten (BMK) Bireuen mengungkapkan, rumah milik Junaidi alias Baygon di Gampong (Desa) Pulo Panyang, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, masih layak huni.

“Hasil validasi yang kami lakukan terakhir pada bulan April 2025, rumah milik Baygon yang diajukan bantuan bangun baru masih layak huni. Rumahnya semi permanen, kayu-kayunya juga masih bagus, dan ditawarkan untuk rehab saja,” ungkap tim verifikasi bantuan rumah layak huni BMK Bireuen, Syukri, ST didampingi Rahmayadi, ST kepada Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Selasa (14/10/2025).

Menurut Syukri, permohonan bantuan rumah layak huni oleh Baygon pada tahun 2023. Saat itu, legalitas tanah dengan fisik rumah yang tercantum di proposal berbeda lokasi.

“Dan menurut informasi kami dapat, rumah yang diajukan bangun baru adalah rumah milik mertuanya. Sementara, dia juga memiliki rumah sendiri di lokasi terpisah. Dan surat tanah juga bukan di lokasi rumah seperti di proposal,” jelas Syukri.

Syukri (kiri) dan Rahmayadi (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Sehingga, lanjutnya, saat validasi data terakhir pada April lalu ditawarkan rumah mertuanya itu diberikan bantuan rehab. “Dan waktu itu mereka (Baygon dan keluarganya) tidak keberatan rumahnya diberikan bantuan rehab,” sebut Syukri.

Menurut Syukri yang dibenarkan Rahmayadi, saat tim verifikasi ke lokasi, Baygon tidak menunjukkan rumah miliknya. “Yang ditunjuk ya rumah mertuanya, sehingga tim berkesimpulan rumah mertuanya tidak layak dibangun baru, tetapi masih layak direhab, apalagi mertuanya itu tidak ada tanggungan lagi,” terang tim verifikasi.

Ditanya kenapa ada pihak yang membawa material ke lokasi rumah Baygon, seakan-akan rumah bantuan untuknya bakal direalisasi, Syukri dan Rahmayadi juga bingung.

“Tidak ada pihak dinas (Dinas Perkim) maupun dari Baitul Mal yang meminta pihak tertentu untuk mengangkut material (batu kali dan pasir) ke lokasi rumah Baygon. Itu di luar sepengetahuan kami,” tegasnya.

Rumah mertua Junaidi bagian belakang (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Terkait beredarnya kabar dicoret nama Junaidi alias Baygon dari daftar penerima bantuan rumah layak huni yang dibiayai BMK Bireuen tahun 2025, Ketua Baitul Mal setempat, Tgk Muhammad Hafiq, memberikan penjelasan.

“Yang menilai layak atau tidaknya seseorang untuk menerima bantuan rumah layak huni adalah tim teknis, karena mereka yang melakukan verifikasi. Baitul Mal hanya memverifikasi administrasi, sedangkan teknis urusan tim teknis,” jelasnya.

Sementara, hasil penelusuran media ini ke lokasi rumah Baygon di Gampong Pulo Panyang, Kecamatan Peusangan Selatan, Rabu (15/10/2025) diperoleh beberapa informasi.

Menurut Baygon, permohonan bantuan rumah ke BMK diajukan tahun 2023 melalui Rusyidi Mukhtar alias Ceulangiek, Ketua DPRK Bireuen periode 2019-2024.

Kondisi rumah milik Junaidi (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

“Proposalnya saya kasih melalui Ceulangiek dan saya tidak pernah ke kantor Baitul Mal. Tidak ada satu orangpun yang saya kenal di Baitul Mal,” katanya.

Ditanya rumah yang diajukan bantuan bangun baru ke BMK, ia mengaku milik mertuanya, namun sudah dihibahkan untuk istrinya.

“Ini rumah ibu mertua saya, tetapi sudah dihibah untuk istri saya sekarang,” katanya sambil menunjukkan surat keterangan hibah yang dibuat pada 13 Februari 2024.

Pada kesempatan itu, Junaidi mengaku pada saat proposal diajukan ke BMK, surat tanah yang dilampirkan bukan surat keterangan hibah dari mertuanya, melainkan surat keterangan jual beli yang dikeluarkan tahun 2022.

Surat kepemilikan tanah yang dilampirkan pada proposal (Foto: Dok. Kabar Bireuen)

Alasannya, karena pada saat itu belum ada surat keterangan hibah. “Karena waktu mendesak untuk proposal harus segera diajukan, maka saya lampirkan surat lain. Memang lokasinya berbeda, dan kemudian disusul surat yang baru (surat keterangan hibah),” katanya.

Baygon juga mengaku memiliki rumah sendiri di lokasi lain yang berjarak kurang lebih 500 meter dari kediaman ibu mertuanya. Media ini turut melihat langsung ke lokasi tersebut.

“Rumah ini sudah lima tahun tidak lagi kami tempati, karena sekarang tinggal di rumah mertua. Ibu mertua saya sekarang sakit dan tidak bisa melihat lagi,” sebutnya.

Terakhir, ia berharap BMK Bireuen dapat mempertimbangkan kembali terkait permohonannya untuk mendapatkan bantuan rumah layak huni, bukan bantuan rumah rehab.

“Saya mohon kepada Baitul Mal dan Bapak Bupati Bireuen mempertimbangkan lagi permohonan rumah bantuan untuk saya,” pungkasnya. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Upacara Peringatan HUT ke-27 Bireuen, Bupati Mukhlis Ajak Semua Elemen Bersinergi Bangun Daerah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dan gotong royong untuk mendorong pembangunan daerah yang...

BSI Perkuat Akses Pembiayaan dan Sertifikasi Halal UMKM Aceh, Siapkan 275 Kuota

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Regional Aceh memperkuat dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Mutasi 199 Personel di Tubuh Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Tutup Rangkaian Perlombaan Semarakkan HUT ke-27 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T secara resmi menutup rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 17 Tim Ikuti Lomba Toet Budee Trieng Piala Bupati

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 17 tim perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten Bireuen mengikuti Lomba Toet...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....