KABAR BIREUEN – Komite Sekolah Tgk Marzuki atas nama masyarakat Kecamatan Jeumpa Bireuen berharap kepada Kakanwil Kemenag Aceh agar memperoritaskan pennambahan tiga lokal belajar MIN 21 Bireuen yang berlokasi di desa Teupok Tunong Kecamatan Jeumpa Bireuen.
Hal itu disampaikan Komite Sekolah yang juga sebagai Kepala Mukim Blang Bladeh ditemui Kabar Bireuen di Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa Rabu (27/03-2019).
Dikatakan, minat masyarakat Kecamatan Jeumpa untuk menyekolahkan putera-puterinya di sekolah Agama MIN 21 Bireuen (bekas MIN Blang Bladeh) sangat tinggi, fasilitas lokal belajar masih sangat kurang.
MIN 21 Bireuen yang sudah dua tahun kekuarangan lokal belajar tidak mampu menampung penerimaan murid baru secara maksimal.
Konon lagi minat masyarakat pedesaaan Kecamatan Jeumpa, Blang Bladeh,Kuala Jeumpa, Cot Gadong, Teupok Baroh, Teupok Tunong, Cot Bada, Pulo Lawang, Blang Me dan pedesaan lingkungan MIN 21 Bireuen (berlokasi di Teupok Tunong) setiap tahun sangat tinggi.
“Selama dua tahun MIN-21 Bireuen dipimpin Sardani, S Pd kegiatan belajar mengajar sangat disiplin dan maju, telah menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan putera-puterinya di MIN-21 Bireuen,” sebut Tgk Marzuki.
Kepala MIN-21 Bireuen Satdani, S Pd yang dikonfirmasi Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Rabu (27/03/2019) membenarkan MIN-21 Bireuen sudah dua tahun kekurangan lokal belajar.
“Untuk memenuhi harapan masyarakat pedesaan Kecamatan Jeumpa menyekolahkan putera-puterina di MIN 21 Bireuen terpaksa memanfaatkan mushalla dan gudang sebagai lokal belajar,” ujar Sardani.
Dijelaskan, MIN 21 Bireuen yang dipimpimnya hanya memiliki 8 lokal belajar dengan jumlah murid 414 orang, unrtuk tahun 2019 kekuarangan tiga lokal belajar.
Tenaga guru sudah memadai sebanyak 15 guru PNS dan 14 guru honorarium dan sudah dua tahun sejak tahun 2018 mengadopsi kukulum nasional mengajarkan kitab Masailal Muhtadin bagi murid kelas IV, V dan kelas VI.
“Sebagai memenuhi harapan masyarakat pedesaan Kecamatan Jeumpa yang selama ini penerimaan murid baru sangat terbatas sudah diusulkan penambahan tiga lokal belajar tambahan. Agar penerimaan murid baru yang akan datang dapat ditampung secara maksimal,” ujarnya. (H.AR Djuli).












