Kamis, 21 Mei 2026

Terkait Ganti Rugi Ternak Korban Bencana, HRD Tekankan Pendataan Harus Sesuai Kondisi Riil di Lapangan

KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota DPR RI Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan Aceh 2, H. Ruslan Daud (HRD), mengapresiasi langkah pemerintah memberikan ganti rugi atas hewan peternakan milik masyarakat yang mati atau hilang akibat banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera pada akhir November 2025. Namun, dia menegaskan, keberhasilan kebijakan tersebut sangat ditentukan oleh kualitas pendataan di lapangan.

Menurut HRD, kebijakan penggantian ternak merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi mata pencaharian masyarakat, khususnya para peternak yang terdampak langsung bencana alam.

“Upaya pemerintah ini patut diapresiasi karena menyentuh langsung sumber penghidupan warga. Tetapi, kuncinya ada pada pendataan. Tanpa data yang riil, akurat, dan terbaru, bantuan berpotensi tidak tepat sasaran,” ungkap HRD kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).

BACA JUGA: Penuhi Permintaan Warga, HRD Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lumpur Banjir di Peusangan Selatan

HRD menekankan pentingnya peran keuchik (kepala desa) dan dinas terkait, untuk bersikap proaktif melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh kerugian peternak akibat banjir dan longsor. Pendataan tersebut, harus segera dilaporkan secara faktual dan dapat dipertanggungjawabkan kepada Kementerian Pertanian.

HRD mengingatkan, proses pendataan tidak boleh bersifat administratif semata, apalagi menggunakan data lama atau sekadar perkiraan.

“Pendataan harus mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Jangan menggunakan data lama atau asumsi. Ini menyangkut hak masyarakat korban bencana,” tegasnya.

Di sisi lain, HRD juga mendorong para penyintas banjir, khususnya peternak, untuk aktif mengawal proses pendataan. Masyarakat diminta melaporkan kerugian yang dialami sekaligus memeriksa kembali data yang dihimpun oleh aparatur desa.

BACA JUGA: Meski Tanpa Usulan Pemkab Bireuen, HRD Siap Perjuangkan Huntara untuk Korban Bencana

“Penyintas juga punya hak untuk memastikan data mereka benar. Jika ada yang terlewat atau tidak sesuai, segera disampaikan. Ini bagian dari transparansi dan keadilan,” ujarnya.

Disebutkan HRD, pendataan yang riil dan mutakhir terhadap seluruh dampak bencana sangat diperlukan, baik kerusakan infrastruktur, kerugian ekonomi, hingga kehilangan mata pencaharian masyarakat. Menurutnya, peran pemerintah daerah sangat strategis dalam memastikan data dari lapangan tersampaikan dengan benar ke pemerintah pusat.

“Pemerintah daerah harus menjadi penghubung yang kuat antara masyarakat dan pemerintah pusat. Data yang valid dari daerah adalah fondasi utama kebijakan dan penyaluran bantuan,” demikian dijelaskan HRD. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pelatihan Ekonomi Hijau, HMI MPO Bireuen Dorong Pemulihan Ekosistem Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Bireuen menggelar Pelatihan Ekonomi Hijau dan Pemulihan Ekosistem bertema “Strategi Rehabilitasi Lahan Basah Pascabencana bagi...

Pemkab Bireuen Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Terbakar Rumah dan Angin Kencang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Sosial setempat bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik kepada warga terdampak musibah korban rumah...

Buka FLS3N SMP, Kadisdikbud Bireuen: Jadikan Ajang Ini Panggung yang Sportif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Guna membentuk dan memperkuat karakter peserta didik melalui pengembangan potensi, bakat, serta kreativitas siswa di bidang seni dan sastra, Dinas Pendidikan dan...

Pemerintah Aceh Perkuat Layanan Dasar Pascabencana, Daerah Diminta Benahi Data SPM

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe - Pemerintah Aceh memperkuat upaya pemenuhan layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan menggelar Lokakarya dan Bimbingan Teknis Pendataan dan...

Bank Aceh Syariah Gandeng PosSaku : Kolaborasi Digital yang Siap Naikkan Level UMKM Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Transformasi digital UMKM di Aceh kembali mendapat dorongan baru. PT Bank Aceh Syariah(BAS)  resmi menjalin kerja sama strategis dengan...

KABAR POPULER

FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen Berakhir, Ini Juaranya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026, berakhir sukses FLS3N yang digelar...

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Wakil Bupati Bireuen Buka Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan Perizinan dan Non Perizinan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP). Kegiatan dalam rangka penyelenggaraan...

Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim, Tegaskan Mahasiswa Berorganisasi Tetap Bisa Berprestasi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, S.IP, MPA, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Almuslim atas konsistensinya dalam...