KABAR BIREUEN – Salah seorang mahasiswi Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Akhsani Taqwim, meraih juara harapan dalam acara speech contest yang digelar di Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang, akhir Desember 2019 lalu.

Keberadaan Akhsani Taqwim di Jepang dalam rangka mengikuti program pertukaran pelajar (Student Exchange ) hasil kerja sama antara Umuslim dan NGU Jepang.

Terjalinnya program ini setelah beberapa tahun lalu. Saat itu Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, SE.,MSi menandatangani perjanjian kerja sama dengan NGU Jepang.

“Dengan perjanjian tersebut setiap tahun NGU Jepang menerima mahasiswa Umuslim untuk belajar di Jepang. Begitu juga mahasiswa NGU Jepang, mengirimkan mahasiswanya belajar di Umuslim. Sekarang sudah tahun ketiga,” jelas Kabag Humas dan Kemahasiswaan Umuslim, Zulkifli, M.Kom kepada Kabar Bireuen, Minggu (19/1/2020).

Menurut Aqsani, seperti disampaikan kembali Kabag Humas dan Kemahasiswaan Umuslim tersebut, program yang diikutinya merupakan program yang digelar setiap tahun di kampus NGU. Diikuti seluruh mahasiswa baru NGU dan mahasiswa international yang sedang menempuh program pertukaran pelajar di universitas tersebut.

Tujuan program ini diselenggarakan guna mempererat hubungan mahasiswa asing dengan mahasiswa NGU yang berasal dari Jepang. Selain itu, untuk meningkatkan kompetisi dan kemampuan berbahasa antara mahasiswa asing berbicara di depan publik.

Pada perlombaan ini ada beberapa bahasa yang diperlombakan pada acara tersebut seperti bahasa Inggris, Jepang, China dan Korea.

Peserta lomba ratusan mahasiswa berasal dari berbagai Negara, seperti Amerika, China, Taiwan, Korea, kanada, Indonesia dan dari negara Jazirah Arab.

Setiap mahasiswa asing diwajibkan mengikuti perlombaan ini dengan menggunakan bahasa Jepang.

“Saya mengikuti lomba public speaking menggunakan bahasa Jepang, memilih tema sesuai yang diarahkan oleh penyelenggara,” jelas mahasiswa semester lima Prodi Hubungan Internasional (HI) FISIP Umuslim ini.

Diq memilih tema menceritakan tentang mimpi saya, dan menjelaskan apa yang akan saya lakukan setelah menyelesaikan program student exchange, saya juga menceritakan kegiatan saya menjadi volunteer di negara saya,tentang pendidikan dan juga konflik yang terjadi di Papua.

“Alhamdulilah saya mendapatkan juara harapan pada acara tersebut. Saya bersyukur meskipun hanya menjadi juara harapan, tapi saya mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi dengan mahasiswa dari berbagai negara dan mendapatkan pengalaman luar biasa dalam perlombaan tersebut,” tulis Aqsani Taqwim, gadis kelahiran Jeunieb ini.

Seperti diketahui, angkatan ini Umuslim mengirimkan dua mahasiswanya mengikuti kuliah di Jepang yaitu Akhsani Taqwim (19) dari Program studi Hubungan International FISIP dan satu lagi Nafsul Muthmainnah (20), mahasiswi Prodi Bahasa Inggris FKIP. Mereka berada di Jepang selama satu tahun (dua semester). (Ihkwati)

BAGIKAN