Sosialisasi Pengawas Ruang UN, Zamzami: Kalau Guru Sudah Berhenti Belajar, Maka Berhentilah Mengajar

KABAR BIREUEN– Prestasi itu diperoleh bukan seperti main julo-julo (arisan). Dengan menarik siapa yang namanya keluar, habis tarik julo-julo, mau makan dimana atau beli apa.

Prestasi itu diperoleh dengan kerja keras dan terus belajar, tak hanya prestasi bagi anak didik, namun juga tenaga pendidik atau guru harus terus belajar.

Hal itu dikatakan  Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Bireuen, Zamzami, S.Pd pada Sosisalisasi pengawas Ruang Ujian Nasional (UN) jenjang SMP/MTs dan Paket B/C Kabupaten Bireuen Tahun Ajaran 2018/2018 di Aula lama Setdakab Bireuen, Senin (8/4/2019).

“Kalau Guru sudah berhenti belajar, maka berhentilah mengajar,” sebutnya.

Dikatakannya, guru harus terus belajar dan mengikuti perkembangan jaman, jangan hanya datang , duuk lipat tangan dan menyuruh siswa menyalin bacaan dari buku saja.

“Guru juga harus bisa komputer, menguasai teknologi, jangan sampai siswa lebih tahu dan paham dari pada gurunya,” kata Zamzami.

Zamzami juga meminta agar guru dan pihak sekolah terus melakukan pembinaan yang serius terhadap anak didiknya.

“Saya ingin semua sekolah, 86 sekolah dari Samalanga sampai Geureugok harus melakukan pembinaan. Tidak ada perbedaan grade, tidak harus melulu SMPN 1 Bireuen atau Sukma, tapi semua sekolah, baik wilayah barat dan timur harus berprestasi, siswa mempunyai kompetensi serta kualitas,” jelasnya.

Itu merupakan harapan besar masyarakat Bireuen, karena itu mari majukan kompentesi dan kualitas anak didik kita. Malu juga anak didik kita tak diterima di SMA karena tak berkompetensi dan berkualitas.

Dia berharap agar membuat perubahan. Pendidikan karakter  serta aklak si anak harus dirubah, mereka harus ditolong agar berubah, pelan-pelan dan penuh rasa tanggung jawab yang besar dari kita semua.

“Tulisan atau kata-kata di sekolah, Senyum, Sapa dan Ramah. Itu harus dipraktekkan dan dicontohkan kepada siswa. Bukan hanya sekedar tulisan, bukan sekedar ditempel atau untuk dihapal saja. Pendidikan karakter harus dipraktekkan, dicontohkan, kepala sekolah mencontohkan, saling senyum dengan guru lainnya,” pesannya.

Diungkapkan Zamzami, selama ini ada guru yang berjumpa kepala sekolah menghindar cari jalan lain jangan sampai berpapasan. Itu tidak boleh ada lagi.Kita harus memberi contoh, sapa dan senyum, biar siswa juga mengikutinya.

“Guru-guru tak hanya memikirkan kapan beli mobil, melihat PNS lain sudah beli mobil, kita kapan. Itu bisa stroke kalau cuma mikir itu saja. Jangan selalu berpikir negatif, ada permasalahan di sekolah jangan meratap di Facebook, ada atasan di sekolah, kepala sekolah, sampaikan kepadanya atau juga bisa jumpai saya sampaikan jika ada masalah. Kalau dibuat status di FB, seperti buka aib sendiri, buka aib keluarga sendiri,” tegasnya.

Karena, sebutnya lagi, sekolah itu selain tempat mencari rezeki, juga seperti keluarga. Karena itu dia mengajak guru dan kepala sekolah agar menciptakan sekolah itu menjadi nyaman, adem, nyaman. Jangan ciptakan gosip. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pemkab Bireuen Gelar Apel Kebangsaan, Satukan Semua Elemen Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bireuen, melaksanakan Apel Kebangsaan Indonesia Damai Kabupaten Bireuen 2026. Kegiatan...

Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara hybrid di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu...

Unjuk Kemampuan di Ajang MTQ IX Geulumpang Payong, Mahasiswi UNIKI Raih Juara III Kategori...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Asfia Zikra, meraih Juara III Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)...

Summer Course Umuslim-NGU Jepang Berakhir, Persahabatan Lintas Budaya Jadi Kenangan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Program Summer Course 2026 Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan bersama Nagoya Gakuin University (NGU), Jepang, resmi berakhir. Tak sekadar menjadi program...

Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Berkolaborasi, Bahas Strategi Hadapi Ancaman Banjir Bandang di...

0
KABAR BIREUEN, Bandung – Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) memperkuat kerja sama akademik dengan Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Institut Teknologi Bandung...

KABAR POPULER

Tolak Di-RJ-kan dengan Anderson, Ilham Sakubat Minta Proses Hukum Dilanjutkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Upaya penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) dalam kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan antara korban, M Ilham bin Sakubat,...

83 Sumur Minyak Masyarakat di Bireuen Diverifikasi, Bupati Mukhlis Dorong Legalitas Tanpa Matikan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 83 sumur minyak masyarakat di Kabupaten Bireuen mulai diverifikasi secara faktual oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Badan Pengelola Migas...

Temui Mensos, Pemkab Bireuen Minta Kepastian Jadup bagi Masyarakat Terdampak Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Bireuen terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI untuk memastikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Bireuen...

Pastikan Kesiapan Personel Cegah dan Tangani Karhutla, Polres Bireuen Gelar Apel Pasukan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Guna pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kepolisian Resor (Polres) Bireuen, menggelar Apel Pasukan Pencegahan Bencana 2026. Apel dipimpin langsung...

Pemkab Bireuen Gelar Apel Kebangsaan, Satukan Semua Elemen Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bireuen, melaksanakan Apel Kebangsaan Indonesia Damai Kabupaten Bireuen 2026. Kegiatan...