KABAR BIREUEN– Satgas anti narkoba SMAN 1 Bireuen menyatakan siap berperang melawan narkoba.
Hal itu dinyatakan Satgas anti narkoba SMAN 1 Bireuen saa mengadakan sosialisasi dan membentuk kekuatan pengurus baru dalam kepengurusan satgas anti narkoba di sekolah favorit tersebut, kamis (14/9/2017) kemarin.
Acara yang berbentuk seminar dan diskusi tersebut diikuti oleh pelajar SMAN 1 Bireuen, pengurus satgas anti narkoba yang didampingi langsung oleh pembinana Satgas SMAN 1 Bireuen, Ariati, S.Pd.
Ketua Satgas anti narkoba SMAN 1 Bireuen, Saydina Ambiya Rizky menyebutkan, acara sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya narkoba.
Narkoba, katanya, sat ini memang sedang marak terjadi di kalangan pelajar. Dengan sosialisasi yang bertemakan “Pelajar sehat pelajar kuat dan pelajar mampu tanpa narkoba “, diharapkan pelajar menjauhi narkoba.
Hadir sebagai pemateri tunggal pada sosialisasi tersebut, Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Bireueun, menjelaskan tentang sejarah narkoba, bahaya narkoba, dan efek narkoba.
Karena itu, dia meminta pelajar agar tidak coba-coba mendekati narkoba, apalagi sampai terpengaruh dan menggunakannya. “Jika kamu tidak ingin manjauhi narkoba, bersiap- siaplah dunia yang akan menjauhimu, ” tegas Amsal yang juga mantan Ketua Satgas SMAN 1 Bireuen itu.
Turut hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut rekan satgas anti narkoba ,Muhammad Naufal Arif dan Rizki Ismail. (Ihkwati).










