Selasa, 30 Juni 2026

Soal Penanganan PMK, Dewan Ingatkan Bupati Bireuen: Jangan Tunggu Sampai Masyarakat Rugi

KABAR BIREUEN – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak di Kabupaten Bireuen, terus meningkat. Sementara Pemkab Bireuen terkesan lamban menanganinya.

Kondisi tersebut membuat khawatir Ketua Komisi II DPRK Bireuen, Munazir Nurdin, SSos. Sebab, virus PMK penyebarannya sangat cepat.

“Pemerintah jangan lamban mengambil tindakan. Jangan menunggu masyarakat harus rugi dulu baru ada penanganan,” ujar Munazir Nurdin kepada Kabar Bireuen, Jumat (27/5/2022).

Menurut Munazir Nurdin, seharusnya Pemkab Bireuen melalui dinas teknis, sejak awal ditemukan wabah PMK, sudah menyiapkan format atau standar penanganannya.

“PMK bukan hal yang baru di Indonesia. Sudah tentu orang teknis tahu apa yang harus dilakukan, mulai dari pencegahan, penanganan atau pengobatan sampai mengatasi dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat selaku peternak dan konsumen,” katanya.

BACA JUGA: 256 Ekor Sapi di Bireuen Terindikasi Gejala Klinis PMK

Politikus Partai Aceh lulusan SPP Snakma Saree Aceh ini menambahkan, sejak awal Dewan Kabupaten Bireuen sudah menyarankan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), agar disediakan anggaran yang memadai untuk Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

“Dinas Peternakan dari awal memang minim anggaran. Kami dari DPRK sudah mencoba negosiasi dengan TAPD, agar ada sedikit anggaran untuk dinas dalam melaksanakan tugasnya di masyarakat. Akhirnya tidak terakomodir juga,” ungkap Munazir yang juga mantan kombatan GAM ini.

Munazir yang lebih dikenal dengan nama sandi Boh Manok di kalangan kombatan GAM ini, berharap Bupati Bireuen Muzakkar A Gani dapat mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi agar wabah ini tidak meluas.

BACA JUGA: 696 Sapi di Bireuen Terindikasi Terjangkit PMK, Dinas Belum Ada Anggaran untuk Penanganan

Disebutkannya, langkah menutup pasar hewan sudah baik untuk mencegah penularan, perlu juga dibentuk tim terpadu di perbatasan Kabupaten Bireuen. Tujuannya, untuk meminimalisir masuknya ternak dari luar yang sudah terjangkit PMK.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah penyediaan anggaran untuk pengadaan vitamin dan vaksin, juga obat obatan agar ternak yang masih sehat tidak mudah terjangkit,” jelas Boh Manok.

BACA JUGA: Hasil Uji Laboratorium, 17 Sapi di Bireuen Positif PMK

Jika secara aturan dibenarkan dana tidak terduga digunakan untuk penanganan PMK, menurut dia, pihak dewan sangat mendukungnya.

“Silakan gunakan dana tidak terduga, jika dibenarkan secara aturan. Kalau memang tidak ada anggaran, kami siap membahas bersama untuk persetujuan mendahului anggaran perubahan. Yang paling penting Penyakit Mulut dan Kuku dapat dicegah penularannya. Begitu juga ternak yang sakit dapat disembuhkan, sehingga masyarakat peternak dapat kembali bernapas lega,” pungkas Boh Manok. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polda Aceh Ungkap 334 Kasus Curat, Curas dan Curanmor dalam Kurun Waktu Enam Bulan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh melalui Ditreskrimum dan Ditreskrimsus memaparkan hasil pengungkapan berbagai tindak pidana, mulai dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat),...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...