KABAR BIREUEN- Pelaksanaan seleksi Mahasiswa baru Tahun Ajaran 2019/2020 IAI Al-Aziziyah Samalanga berlangsung lancar, pesertanya sekitar seribuan yang bertempat di gedung berlantai lima kampus utama IAIA Samalanga, Minggu, (28/7/2019).

“Allhamdulillah, pelaksanaan seleksi mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020, di tujuh prodi masing-masing Ekonomi Syariah (EKOS), Ahwal Syakhsyiah (AS), Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) berlangsung lancar dan tertib pada yang digelar hari ini mulai pukul 10:00 s/d selesai,” kata Tgk Nainunis, MA selaku Plt Ketua Panitia Penerima Mahasiswa baru IAIA Samalanga dalam siaran tertulisnya kepada media ini, Minggu, (28/7/2018).

Agamawan muda kelahiran Samalanga yang akrab disapa Abi Muda itu menyebutkan membeludaknya pendaftar di IAIA Samalanga, panitia melakukan seleksi ini untuk melihat secara langsung siapa calon mahasiswa yang telah mendaftar sesuai jurusan layak dan patut untuk menjadi mahasiswa di kampus ini.

”Calon mahasiswa tahun ini lebih didominasi dari lulusan pesantren terpadu yang tersebar di berbagai daerah di nusantara ini. Hasil pantauan di lapangan, terdapat juga peserta seleksi tidak hadir dengan berbagai alasan termasuk sakit, tidak diketahui penyebabnya serta lainnya. Insya Allah pengumuman lulus bagi calon mahasiswa baru akan di umumkan tanggal 30 Juli 2019. Pengumuman kelulusan bisa di lihat langsung di papan pengumuman kampus dan melalui website iaia.ac.id. serta berbagai media oneline,” lanjut dosen senior IAIA Samalanga lulusan UINSU itu.

Sementara itu, Humas IAIA Samalanga Dr. Tgk. Riandi S, MA mengatakan Rektor IAI Al-Aziziyah Samalanga Dr. Tgk. Muntasir A. Kadir, MA disela-sela meninjau lokasi tes dan memberikan suport kepada panitia dan peserta seleksi.

“Rektor IAIA Dr. Tgk. Muntasir A. Kadir, MA memberikan semangat dan apresiasi yang tinggi kepada calon mahsiswa baru dn seluruh panitia testing dan mengharapkan kepada panitia untuk menjalankan tugas dengan baik dan sempurna demi kemajuan Institut di yang didirikan oleh Syekh Hasanoel Basri HG atau yang lebih dikenal dengan sebutan Abu MUDI tersebut,” tutup cendekiawan muda kelahiran Jambi itu. (Kabid Publikasi IAIA Samalanga/Tgk. Helmi Abu Bakar El-Langkawi)

BAGIKAN