Kamis, 25 Juni 2026

Selama Covid-19, Siswa Belajar di Rumah Melalui Pembelajaran Daring dan Luring

ABAR BIREUEN-Meski dalam kondisi darurat covid-19  kegiatan belajar mengajar pada siswa SMPN dijajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen  dilaksanakan dengan belajar di rumah sistem Daring (Online) dan  Luring (offline).

Belajar sistem Daring jarak jauh melalui online bagi siswa yang memiliki HP yang dapat mengakses online dan belajar sistem Luring, mata pelajaran masing-masing guru diantarkan ke rumah masing-masing.

Bagi siswa yang sulit dijangkau,  mata pelajaran  dapat diantarkan melalui Keuchik untuk diserahkan kepada siswa-siswi.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Zamzami, S Pd menjelaskan hal itu menjawab Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Kamis (16/4/2020).

Dikatakan, pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran covid corona (covid-19) yang semakin meningkat  maka kesehatan lahir batin, siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah  menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan.

Zamzami juga mengemukakan, belajar dari rumah  siswa dari 61 SMPN dan 29 SMPS dalam Kebupaten Bireuen  melalui pembelajaran daring (jarak jauh) untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa tanpa terbebani  memutuskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

Selain  itu, belajar dari rumah dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi covid-19. Aktifitas dan tugas pembelajaran belajar dari rumah dapat bervariasi antara siswa sesuai minat dan kondisi masing-masing termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar di rumah.

Buku atau produk aktivitas belajar dari rumah diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna bagi guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif.

Menjawab pertanyaan Kabar Bireuen tentang tugas mengajar guru dengan sistem Luring, mata pelajaran diantar guru ke rumah siswa masing-masing lebih berat dari tugas guru mengajar di sekolah.

“Karena siswa-siswi tidak hanya berasal dari kota Kabupaten atau Kecamatan, lebih banyak berasal dari desa-desa terpencil  serta para guru harus menantang bencana penyebaran covid-19 yang sedang marak,” ungkapnya.

Kendatipun demikian, para guru jenjang SMP di Kabupaten Bireuen masih tetap patuh dan disiplin dalam mengemban tugas belajar mengajar melalui sistem “Daring” dan “Luring”

“Untuk mengurangi beban  tugas guru yang sangat berat, pihak Dinas P dan K memberi keringanan masing-masing kelas cukup diberi tiga mata pelajaran setiap hari,” ujar Zamzami. (H.AR Djuli).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melantik Dr Misran Fuadi, S Ag, MAP sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh dalam sebuah...

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Jangka Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, jajaran Polsek Jangka, Kabupaten Bireuen, menyalurkan bantuan sosial berupa paket...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...

Gadai Emas Naik 100 Persen, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Memasuki pertengahan tahun, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat seiring berbagai keperluan, salah satunya biaya pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Kondisi tersebut...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Jalani OJT, Puluhan Ditempatkan di Sumut dan Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kembali memperluas jejaring pembelajaran berbasis industri. Pada tahun 2026, puluhan mahasiswa akan...

KABAR POPULER

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...

Pemkab Bireuen Sosialisasi Pelaksanaan PBJ dan Bimtek Metode Pemilihan secara E-Purchasing

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dan Bimbingan Teknis Metode Pemilihan secara E-Purchasing Tahun 2026. Kegiatan dibuka Wakil...

Digelar, Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Bagian Hukum Setdakab Bireuen menggelar Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Jalani OJT, Puluhan Ditempatkan di Sumut dan Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kembali memperluas jejaring pembelajaran berbasis industri. Pada tahun 2026, puluhan mahasiswa akan...