Selama Covid-19, Siswa Belajar di Rumah Melalui Pembelajaran Daring dan Luring

ABAR BIREUEN-Meski dalam kondisi darurat covid-19  kegiatan belajar mengajar pada siswa SMPN dijajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen  dilaksanakan dengan belajar di rumah sistem Daring (Online) dan  Luring (offline).

Belajar sistem Daring jarak jauh melalui online bagi siswa yang memiliki HP yang dapat mengakses online dan belajar sistem Luring, mata pelajaran masing-masing guru diantarkan ke rumah masing-masing.

Bagi siswa yang sulit dijangkau,  mata pelajaran  dapat diantarkan melalui Keuchik untuk diserahkan kepada siswa-siswi.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Zamzami, S Pd menjelaskan hal itu menjawab Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Kamis (16/4/2020).

Dikatakan, pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran covid corona (covid-19) yang semakin meningkat  maka kesehatan lahir batin, siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah  menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan.

Zamzami juga mengemukakan, belajar dari rumah  siswa dari 61 SMPN dan 29 SMPS dalam Kebupaten Bireuen  melalui pembelajaran daring (jarak jauh) untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa tanpa terbebani  memutuskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

Selain  itu, belajar dari rumah dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi covid-19. Aktifitas dan tugas pembelajaran belajar dari rumah dapat bervariasi antara siswa sesuai minat dan kondisi masing-masing termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar di rumah.

Buku atau produk aktivitas belajar dari rumah diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna bagi guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif.

Menjawab pertanyaan Kabar Bireuen tentang tugas mengajar guru dengan sistem Luring, mata pelajaran diantar guru ke rumah siswa masing-masing lebih berat dari tugas guru mengajar di sekolah.

“Karena siswa-siswi tidak hanya berasal dari kota Kabupaten atau Kecamatan, lebih banyak berasal dari desa-desa terpencil  serta para guru harus menantang bencana penyebaran covid-19 yang sedang marak,” ungkapnya.

Kendatipun demikian, para guru jenjang SMP di Kabupaten Bireuen masih tetap patuh dan disiplin dalam mengemban tugas belajar mengajar melalui sistem “Daring” dan “Luring”

“Untuk mengurangi beban  tugas guru yang sangat berat, pihak Dinas P dan K memberi keringanan masing-masing kelas cukup diberi tiga mata pelajaran setiap hari,” ujar Zamzami. (H.AR Djuli).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pastikan Kesiapan Personel Cegah dan Tangani Karhutla, Polres Bireuen Gelar Apel Pasukan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Guna pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kepolisian Resor (Polres) Bireuen, menggelar Apel Pasukan Pencegahan Bencana 2026. Apel dipimpin langsung...

83 Sumur Minyak Masyarakat di Bireuen Diverifikasi, Bupati Mukhlis Dorong Legalitas Tanpa Matikan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 83 sumur minyak masyarakat di Kabupaten Bireuen mulai diverifikasi secara faktual oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Badan Pengelola Migas...

Tolak Di-RJ-kan dengan Anderson, Ilham Sakubat Minta Proses Hukum Dilanjutkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Upaya penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) dalam kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan antara korban, M Ilham bin Sakubat,...

Kompetensi Diakui, Dosen UNIKI Dipercaya Jadi Verifikator RPL LLDIKTI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Rahmi, M.Pd., mendapat kepercayaan sebagai Verifikator Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Lembaga Layanan Pendidikan...

Polres Bireuen Pantau Lalu Lintas di Jembatan Bailey Kuta Blang, Imbau Pengendara Jaga Ketertiban

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang– Polres Bireuen melalui personel gabungan piket fungsi melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dalam agenda patroli dan pemantauan arus lalu...

KABAR POPULER

Tolak Di-RJ-kan dengan Anderson, Ilham Sakubat Minta Proses Hukum Dilanjutkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Upaya penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) dalam kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan antara korban, M Ilham bin Sakubat,...

Temui Mensos, Pemkab Bireuen Minta Kepastian Jadup bagi Masyarakat Terdampak Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Bireuen terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI untuk memastikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Bireuen...

Hadiri Penebaran Benih Udang Vaname di Ulee Ceue, Bupati Bireuen Apresiasi KKP Pulihkan 60...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Pemulihan tambak masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bireuen mulai memasuki tahap produksi. Sebanyak 60 hektare lahan tambak di Desa Ulee...

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah menyalurkan zakat perusahaan Tahun Buku 2025 sebesar Rp11.947.136.897 sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip...

Kompetensi Diakui, Dosen UNIKI Dipercaya Jadi Verifikator RPL LLDIKTI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Rahmi, M.Pd., mendapat kepercayaan sebagai Verifikator Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Lembaga Layanan Pendidikan...