KABAR BIREUEN– Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH M.Si mengharapkan seluruh camat agar melakukan koordinasi lanjutan dengan seluruh unsur di kecamatan mulai dari Puskesmas, jajaran Polsek, Koramil sampai ke perangkat desa termasuk kepala dusun untuk memaksimalkan sasaran vaksinasi Covid-19.
Hal itu dikatakan Bupati Bireuen dalam pertemuan evaluasi program imunisasi dalam rangka percepatan dan pencapaian Vaksinasi Covid-19, Senin (08/11/20210)di Oproom Kantor Bupati Bireuen.
Bupati Muzakkar mengatakan, capaian Vaksinasi Covid-19 masih rendah di Bireuen yaitu baru 22,5 persen dari target sasaran 332 ribu jiwa lebih, karena itu digelar rapat evalusi bersama Forkopimda untuk mencari formula lanjutan dalam percepatan vaksinasi Covid-19 tersebut.
“Kepada para camat, bupati menyebutkan salah satu upaya dan terobosan yang bisa dilakukan untuk percepatan realisasi vaksinasi Covid-19 yaitu jika ada mahasiswa minta rekomendasi beasiswa, maka camat harus meminta kartu vaksin,” sebutnya.
Ditambahakan Muzakkar, hal lainnya yang bisa dilakukan adalah terkait kepengurusan administrasi di pemerintahan, baik terkait bantuan sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan lainnya.
“Melakukan sosialisasi terkait pengenaan sanksi administrasi bagi setiap penerima jaminan sosial, bantuan sosial atau layanan administrasi pemerintahan dibidang kesejahteraan sosial,” jelasnya.
Bupati menyebutkan, dia akan meninjau kegiatan pelaksanaan vaksin setiap hari berkeliling ke seluruh kecamatan di Bireuen dalam upaya pencapaian vaksinasi tersebut.
Pada kesempatan itu, tiga kepala Puskesmas serta tiga orang camat di Bireuen, memaparkan realisasi vaksin di wilayah kerjanya masing-masing, yaitu Camat Samalanga, Mursyidi SH, kemudian dilanjutkan Camat Jangka, Alfian S Sos terakhir Camat Gandapura, Mirza Fahmi SSTp MSi.
Selanjutnya paparan disampaikan Kepala Puskesmas Jeunieb, Ns Kafrawi Skep M Kes, kemudian dilanjutkan Kepala Puskesmas Kota Juang, dr Asmaul Husna, Kepala Puskesmas Peusangan, Ns Nazar S Kep dan dilanjutkan paparan dari Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Amir Addani M Kes.
Pertemuan tersebut dilaksanakan Dinkes Bireuen, yang turut dihadiri Kapolres Bireuen, Dandim 0111/Bireuen, Kejari Bireuen, Ketua DPRK, Ketua PN Bireuen.
Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr Irwan A Gani menyebutkan, sampai saat ini realisasi vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Bireuen baru mencapai 22, 5 persen dari target warga yang divaksin yaitu 332.996 jiwa.
“Karena itu, kita melakukan segala upaya untuk mengejar target yang masih tertinggal, dimana ditargetkan oleh pemerintah, pada November 2021 harus mencapai 50 persen, sementara pada Desember 2021 sebesar 75 persen,” ungkapnya.
Dikatakan Irwan, Bireuen mendapatkan tambahan 7 ribu vaksin, sebelumnya sudah ada seribu stok vaksin, sehingga total stok vaksin sebanyak 8 ribu, terdiri dari vaksin Sinovac, Moderna dan Fpizer.
“Realisasi vaksin Covid-19 dosis kedua yaitu 15 persen, sedangkan vaksin dosis ketiga untuk Nakes telah mencapai 54 persen,” ujar Irwan. (Ihkwati)











