KABAR BIREUEN– Pemerintah Mahasiswa (PEMA) Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) adakan Rapat Kerja (RAKER) dan upgrading di Ruang rapat Ampon Chiek Peusangan, Sabtu (13/7/2019).
Hadir pada kegiatan tersebut beberapa pemateri yaitu Suryadi, Demisioner PEMA periode 2011-2012, Hidayatullah, Demisioner PEMA 2014-2015 dan Riski Fajar, aktivis.
Presiden Mahasiswa periode 2019-2020, Muhammad Dian menyebutkan, tujuan diadakannya acara ini adalah bagaimana membuat anggota ini menjadi satu tingkat lebih baik, dan dimana ketika kita membuat sebuah upgrading itu peningkatan daya berfikir sebagai mahasiswa.
“Kita sebagai jabatan yang tertinggi yaitu Pemerintah Mahasiswa (PEMA) Umuslim harus memiliki intelektual daripada kawan-kawan yang lain,” sebutnya.
Acara ini diadakan supaya kawan-kawan tau bagaimana kualitas sekarang dan apa-apa saja yang perlu ditingkatkan dari setiap individual dari masing-masing mentri dan staf-staf yang ada di PEMA Umuslim.
Muhammad Dian mengharapakan, semoga dengan selesainya RAKER dan Upgrading ini, peserta dapat mempunyai semangat yang lebih untuk menjalankan roda kepemerintahan selama satu tahun.
“Kita juga dalam bertugas mempunyai tanggung jawab yang sangat besar untuk mengembalikan marwah Umuslim dan terkhususnya Ormawa-ormawa yang ada dilingkup Umuslim. Semoga semua amanah ini bisa dipegang teguh oleh setiap staf maupun mentri dan semua anggota yang ada dikepengurusan PEMA Umuslim,” pesannya.
Pemateri, Suryadi berharap, dengan adanya personil-personil baru semoga bisa memberikan warna-warna baru dalam kepengurusan PEMA, semakin krearif, inofatif dalam melahirkan program, juga dengan masalah-masalah yang ada dalam kampus.
“Lahirnya kampus baru di Bireuen menjadi tantangan besar bagi PEMA tahun ini dan kawan-kawan ormawa lainnya untuk melahirkan program-program baru di Kampus untuk merauk simpati dan apresisasi dari masyarakat sehingga Umuslim tidak goyang dan gentar,” katanya. (LPM SA )












