KABAR BIREUEN– Seorang pekerja proyek pembangunan Irigasi Aneuk Gajah Rhet,  tenggelam terbawa arus Krueng Peudada di Desa Hagu, Kecamatan Peudada, Bireuen, Rabu (21/11/2018) sekira pukul 12.00 WIB.

Informasi diperoleh Kabar Bireuen, pekerja proyek irigasi itu merupakan buruh (tukang) dari proyek pembangunan Bendungan Irigasi Aneuk Gajah Rheut yang dikerjakan PT. Ramai Jaya Purna Sejati.

Dia tenggelam terbawa arus Krueng Peudada diduga karena tak bisa berenang saat mandi di sungai tersebut ketika jam istirahat.

Koordinator Tagana Bireuen, Zulfikar GA kepada wartawan menyebutkan,  korban bernama Ahmad (30), warga Pangkalan Brandan, Sumatera Utara, yang merupakan pekerja proyek irigasi Aneuk Gajah Rhet Peudada.

Tim SAR bersama personel Polsek Peudada, Pol Airud, anggota Marinir Pos Lanal Peudada serta dibantu masyarakat sedang melakukan pencarian.

Pencarian oleh masyarakat dilakukan dengan penyisiran di daratan sekitar aliran sungai. Cuaca di sekitar lokasi dalam keadaan hujan gerimis serta air Krueng Peudada keruh dan arus air cukup deras.

“Sampai saat ini korban  masih dalam pencarian dan belum ditemukan,” sebut pria yang akrab disapa Adun Tagana tersebut.  (Ihkwati)

BAGIKAN