Kepala SMKN 1 Simpang Mamplam, Drs Fadli

KABAR BIREUEN–Meskipun fasilitas sekolah masih kurang, pelaksanaan UNBK SMKN 1 Simpang Mamplam telah berakhir sukses Kamis (19/3/2020)  

Kekurangan sarana penunjang, komputer, jaringan internet dan fasilitas lainnya tidak dijadikan suatu alasan menunda pelaksanaan UNBK bagi siswa-siswi SMKN 1 Simpang Mamplam, UNBK SMK harus dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan (16-19/3/-2020).

Pihaknya sebagai Kepala Sekolah bersama Ketua dan anggota  Panitia UNBK SMKN 1 Simpang Mamplam mengambil kebijaksanaan pelaksanaan UNBK dilaksanakan  pinjam pakai Laboratorium Komputer SMAN 1 Kecamatan Pandrah yang bertetangga dengan Kecamatan Simpang Mamplam.

Demikian dikatakan Kepala SMKN 1 Simpang Mamplam Drs Fadli  didampingi Ketua Panitia UNBK Wisliarni, S Pd, menjelaskan hal itu kepada Kabar Bireuen di lokasi pelaksanaan UNBK SMAN 1 Pandrah Kamis pagi (19/3-2020).

Disebutkanya, SMKN 1 Simpang Mamplam yang dibangun tahun 2010 mulai aktif belajar mengajar tahun 2012 berawal sebagai SMK Pertanian hingga saat ini sudah berkembang menjadi enam kompetensi keahlian/jurusan.

Dikemukakan, saat ini SMKN 1 Simpang Mamplam memiliki 93 siswa  dengan tenaga pengajar 11 guru PNS, 25 guru non PNS dan Tata Usaha 3 orang.

Tenaga guru Kejuruan/guru produktif (PNS) masih kekurangan 6 orang guru bidang umum (PNS) belum ada untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan Seni Budaya,  dan 11 Unit Komputer lagi sangat mendesak dan dibutuhkan  

Sedangkan sebagai peserta UNBK tahun pelajaran 2019-2020 sebanyak 31 orang terdiri dari 29 peserta laki-laki dan 2 peserta perempuan untuk dua kompetensi keahlian/jurusan yaitu jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM)  serta jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).

UNBK  berlangsung sejak  (16-19/3-2020) berjalan lancar diikuti lengkap seluruh peserta,” ujar Wakil Kasek Bidang Kurikulum, Wasliarni, S Pd.

Ketua Panitia UNBK SMKN 1 Simpang Mamplam, Wisliarni, S Pd

Dikatakan Fadli, menyebutkan, kehadiran SMKN 1 Simpang Mamplam yang berlokasi di Cot Batee Geulungku Km 182, Kecamatan Simpang Mamplam sangat dibutuhkan untuk membantu putera puteri masyarakat kurang mampu wilayah Kecamatan Pandrah, Simpang Mamplam dan Kecamatan Samalanga, ujung barat Kabupaten Bireuen.

“Pihak Dinas Pendidikan Aceh tahun ajaran 2020-2021 perlu melengkapi tenaga guru kejuruan dan guru umum, penambahan komputer dan jaringan internet yang kebutuhannya sudah mendesak,”  harap Fadli.

Pendidikan kejuruan sangat penting bagi generasi muda untuk memiliki berbagai keahlian guna memperoleh lapangan kerja dan mengetasi pengangguran.

Konon lagi mulai tahun pelajaran 2020-2021 SMKN-1 Simpang Mamplam sudah memiliki enam kompetensi keahlian/jurusan,  yaitu Mekanisme Pertanian, Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Agrisbisnis Pengolahan Hasil Pertanian, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Las dan Teknik Listrik.

Dalam penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2020-2021 diperkirakan akan meledak jumlahnya. Hingga 19 Maret siswa-siswi baru yang sudah mendaftar di SMKN 1 Simpang Mamplam sebagai 168 orang, pendaftarannya hingga 18 Mei 2020.

Kemudahan yang diperoleh pendaftar biaya pendaftaran gratis, setiap pendaftar berhak diajukan sebagai penerima beasiswa, tamatan SMK dapat langsung bekerja dan mampu nelanjutkan kuliah ke perguruan tinggi. sebut Drs Fadli .

SMKN 1 Simpang Mamplam memiliki visi terciptanya peserta didik yang terampil, mandiri, produktif, professional, bersinegrasi dan bertaqwa kepada Allah SWT, misi, menyelenggarakan pendidikan yang berwawasan mutu dan keunggulkan.

Menyiapkan peserta didik berkopentensi di bidang teknologi dan Pertanian. Menciptakan sekolah sebagai bursa kerja, meningkatkan kerjasama dengan DU/DI.

Menggalang partisipasi masyarakat dalam pengembangan pendidikan kejuruan dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan hijau,” ujar Fadli. (H.AR Djuli).

  

BAGIKAN