KABAR BIREUEN, Bireuen – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyerahkan bantuan dana stimulan perbaikan rumah rusak pascabencana hidrometeorologi siklon senyar senilai Rp86,1 miliar untuk 4.347 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Bireuen, Selasa (3/3/2026).
Penyerahan tahap II secara simbolis di halaman Meuligoe Bireuen ini, sekaligus menjadi pusat penyaluran serentak bagi 13 kabupaten/kota terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kunjungan kerja Menko PMK) ke Bireuen difokuskan pada percepatan pemulihan rumah warga yang terdampak bencana. Secara simbolis, bantuan diserahkan kepada perwakilan penerima, sementara daerah lain mengikuti secara daring dari wilayah masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Pratikno didampingi Sekretaris Utama BNPB Rustian, Dirjen Administrasi Wilayah Kemendagri Safrizal, serta Deputi Kemenko PMK Lilik Kurniawan.
Total bantuan Rp86,1 miliar yang dikucurkan untuk Kabupaten Bireuen diperuntukkan bagi 4.347 KK dengan rincian:
– Rumah Rusak Ringan: 2.954 KK menerima Rp15 juta per KK, total Rp44,31 miliar.
– Rumah Rusak Sedang: 1.393 KK menerima Rp30 juta per KK, total Rp41,79 miliar.

Menko PMK berharap dana stimulan tersebut dapat dimanfaatkan maksimal untuk mempercepat perbaikan rumah warga yang terdampak banjir.
“Saya berharap dana stimulan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk perbaikan rumah yang rusak akibat banjir. Pemerintah pusat akan terus melakukan verifikasi terhadap rumah-rumah warga terdampak di Bireuen agar tidak ada yang terlewatkan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya ketepatan data agar bantuan benar-benar menyasar warga yang berhak.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, turut menyantuni 200 anak yatim. Santunan yang bersumber dari gaji pribadi Bupati Mukhlis tersebut diserahkan langsung oleh Menko PMK bersama Wakil Gubernur Aceh dan Bupati Bireuen sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, jajaran Forkopimda Kabupaten Bireuen, tokoh masyarakat, ulama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, Muspika, hingga para keuchik.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama Menko PMK dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bireuen. Suasana kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi simbol optimisme dan semangat bangkit warga dari dampak bencana. (Red)










