KABAR BIREUEN-Madrasah Aliyah Swasta ( MAS ) kecamatan Makmur, kabupaten Bireuen, sangat membutuhkan bantuan atap gedung yang sudah terbengkalai selama setahun lalu.
Kepala MAS Makmur , Linawati, S.Pd yang dikonfirmasi Kabar Bireuen, Selasa (25/9/2018) menjelaskan, keberadaan Madrasah yang sudah berumur 7 tahun telah memiliki 3 ruang berkontruksi kayu dari swadaya masyarakat dan 3 gedung permanen.
“Bangunan yang berkontruksi kayu kami pakai untuk ruang belajar, sedangkan gedung permanen satu untuk belajar dan satu lagi ruang guru,” ujar Linawati.
Sementara salah satu bangunan permanen yang diapit dua gedung lainnya belum sepenuhnya siap yaitu dibagian atapnya belum ada.
“Gedung bantuan tahun 2017 itu belum ada atapnya dan lantai keramik sehingga tidak bisa digunakan untuk proses belajar mengajar (PBM ),” tambah Linawati.
“Untuk itu kami sangat membutuh bantuan dari pihak terkait agar aktivitas PBM berjalan lancar,” harap Kepala MAS Makmur itu.
Nasruddin, S.Pd , Wakil Ketua Perintis MAS Makmur yang dihubungi media juga berharap kepada kementerian agama supaya dapat mengalokasi dana pembagunan gedung madrasah ini.
“Diperkirakan sekitar 50 juta, atap dan lantai ruang tersebut selesai dikerjakan,” ungkap Nasruddin.
Dia juga berkeinginan MAS Makmur segera ditingkatkan statusnya menjadi negeri.
“Kami mohon MAS cepat beralih status menjadi negeri,” pungkasnya. (Faisal Ali)












