KABAR BIREUEN-Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) bekerjasama dengan Kementerian Kominfo menggelar Webinar dengan tema “Penerapan Adaptasi dan Kebiasaan Baru Pra Vaksin Covid-19”.

Pada kegiatan ini, dua pejabat Pemerintah Kabupaten Bireuen, yaitu Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian, M Zubair SH MH, dan Kepala Dinas Kesehatan, dr Irwan A Gani, menjadi narasumber secara virtual.

Topik yang disampaikan M Zubair, pada kegiatan webinar ini, yaitu Penerapan Adaptasi dan Kebiasaan Baru Pra Vaksin Covid-19, sementara topik yang disampaikan dr Irwan, Pengaruh Imunisasi Terhadap Kekebalan Komunitas.

Kedua narasumber tersebut memaparkan topiknya melalui zoom, yang dipandu moderator Kasi Pengendalian Opini dan Aspirasi Publik Dinas Infokom dan Persandian, Maulida Ulfa R, S.Sos.I MA, di Oproom Pendopo Bupati, Kamis. (3/12/2020).

Usai kegiatan, Kepala Dinas Infokom dan Persandian Bireuen, M Zubair, kepada wartawan, mengatakan, Kegiatan wibinar hari ini, diikuti peserta dari Kabupaten/ Kota yang ada di Indonesia.

Dijelaskan, penyampaian pada webinar ini, terkait protokol kesehatan, telah tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI.

Dimana ada beberapa sektor telah diatur, sesuai point masing-masing, yaitu sektor tempat kerja perkantoran dan industri, sektor jasa dan perdagangan.

Intinya, masyarakat sebagai pekerja dan pemberi kerja harus mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, juga menjaga kebersihan tempat kerja, serta melaksanakan pemeriksa suhu badan.

“Jika suhu diatas 37 derajat harus diperiksa kesehatannya,” ujarnya.

M Zubair mengharapkan, protokol Covid-19 tetap terus berjalan sambil menunggu mendapatkan vaksinasi Covid-19, agar terhindar dari penyebaran virus. Karena sudah ada vaksin diberikan untuk imun tubuh masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Kadinkes Bireuen, Irwan A Gani dalam webinar tersebut menyampaikan, pihaknya mengkhususkan imunisasi bagi anak, karena secara umum, capaian imunisasi masih rendah, terutama di Bireuen.

Kegiatan ini juga diikuti komunitas kesehatan dalam Kabupaten Bireuen, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan semangat teman-teman di puskesmas dan program imunisasi tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dengan harapan capaian imunisasi di Bireuen tidak bertambah rendah, karena imunisasi upaya paling efektif dan mudah dari pembiayaan, kegiatan dan pengendalian.

Dikatakan, untuk mengatasi supaya anak-anak di Bireuen terhindar dari jatuh sakit, dalam hal ini juga perlu kesadaran dan peran dari para orang tua, untuk membawa anaknya diberikan imunisasi.

Meskipun dalam kondisi pandemi, jangan diabaikan imunisasi dasar bagi anak dan dengan tervaksinasi, Alhamdulillah diharapkan daya tahan tubuhnya baik dan juga tidak mudah kena Covid-19.

“Sedangkan vaksinasi Covid-19 diberikan bagi usia 18-59 tahun,” sebut Kadinkes Bireuen ini. (Herman Suesilo).