KABAR BIREUEN- Menjelang hari meugang puasa 1439 Hijriah, harga sapi Aceh, brahma dan sapi bali di pasar hewan Geulumpang Payong Bireuen untuk kebutuhan hari meugang puasa melonjak drastis.
Amatan Kabar Bireuen di pasar hewan Geulumpang Payong Sabtu (12/5-2018) para muge sapi dalam Kabupaten Bireuen, maupun mugee sapi dari Pantoin Labu Aceh Utara memasarkan sapi jantan untuk kebutuhan hari meugang puasa.
Razali Ahmad salah seorang mugee sapi asal Juli Utara yang ditemui Kabar Bireuen di Pasar Hewan Geulumpang Payong, mengatakan, pasar hewan Geulumpang Payong Kecamatan Jeumpa Bireuen Sabtu (12/5/2018) di hari pekan terakhir menjelang hari meugang puasa dipadati berapa jenis sapi.
Jumlah hewan ternak sapi jantan terutama sapi Aceh yang dipasarkan di Pasar Hewan Geulumpang Payong dan jenis sapi lainnya memadati pasar hewan, berasal dari Kabupaten Bireuen dan Panton Labu Aceh Utara.
Menurut Razali, para mugee sapi yang berdatangan memborong sapi meugang di pasar hewan terbesar di Geulumpang Payong Bireuen berasal dari 17 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen, dan Pidie Jaya.
Melonjaknya harga sapi terutama jenis sapi jantan Aceh menjelang meugang puasa karena kebutuhan sapi meugang puasa di Kabupaten Bireuen dan Kabupaten tetangga cukup banyak.
Dikatakan, harga sapi jantan Aceh berat 100 kilogram sebelumnya Rp 15 juta per ekor melonjak menjadi Rp 20 juta per ekor, jenis sapi Brahma berat 200 kg sebelumnya Rp 25 juta per ekor naik menjadi Rp 30 juta per ekor dan jenis sapi jantan Bali berat 100 kg sebelumnya Rp 15 juta per ekor naik menjadi Rp 18 juta – Rp 19 juta per ekor.
Dengan melonjaknya harga sapi terutama jenis sapi Aceh diperkirakan harga daging meugang di Bireuen dan sekitarnya dengan melonjaknya harga sapi diperkirakan harga daging meugang puasa mencapai Rp 200 ribu per kilogram, melonjak dari harga daging meugang puasa tahun lalu Rp 150 ribu per kilogram.
“Bagi masyarakat Kabupaten Bireuen lebih menyukai daging sapi Aceh ketimbang jenis sapi lainnya. Sementara daging kerbau kurang disukai di Bireuen, hanya di Pidie dan Aceh Tengah yang memasarkan daging kerbau di setiap hari meugang,” sebut Razali. (H.AR Djuli).











