Minggu, 18 Januari 2026

Harga Beras di Bireuen Melambung, Masyarakat Minta Bulog Operasi Pasar

KABAR BIREUEN- Sudah menjadi tradisi bagi pengusaha kilang padi di Kabupaten Bireuen setiap musim paceklik mengambill kesempatan menaikkan harga beras untuk meraih keuntungan besar tanpa peduli terhadap fakir miskin .

Untuk mengatasi harga beras di musim penceklik hingga menjelang masa penen yang mencekik leher, masyarakat miskin minta pihak Perum Bulog Lhokseumawe berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota perlu segera melaksanakan operasi pasar (OP) di Kota BIreuen dan Kota-kota Kecamatan.

Pantauan Kabar Bireuen Sabtu (30/12/2007) stok beras di beberapa kilang padi di Kabupaten Bireuen dan stok beras di setiap toko penjual sembako di kota Bireuen dan sekitarnya masih melimpah, namun harganya terus naik melambung.

Harga beras di toko-toko pedagang sembako kota Bireuen sejak memasuki musim paceklik untuk beras medium kualitas nomor satu seperti beras Cap Panah, UB dari harga sebelumnya Rp 145 ribu per sak ukuran 15 Kg sekarang dijual Rp 162 ribu per sak.

Beras kualitas Nomor 2 dari harga Rp 138 ribu per sak dijual Rp 155 ribu per sak, naik rata-rata Rp 17 ribu per sak.

Sedangkan beras Bulog yang harganya lebih murah sudah habis tidak tersedia lagi di tokoh pedagang sembako.

Sumber yang diperoleh dari beberapa pedagang penjual sembako di Pasar Sabtu Bireuen mengatakan, pedagang menjual beras Rp 162 ribu per sak berdasarkan harga beli dari pengusaha kilang padi dengan harga tinggi.

“Ini sudah menjadi tradisi bagi pengusaha kilang padi setiap memasuki musim paceklik petani turun ke sawah melaksanakan musim tanam hingga menjelang memasuki masa panen, mereka menaikkan harga beras melambung tinggi untuk meraih keuntungan lebih besar,” sebut salah seorang pedagang.

Ti Aminah seorang janda miskin ditemui Kabar Bireuen di sebuah toko di Pasar Sabtu Bireuen hendak membeli beras Bulog yang lebih murah tapi tidak tersedia,terpaksa membeli beras kualitas nomor dua satu bambu dengan harga Rp 15 ribu per bambu.

Dia sangat berharap agar pihak Bulog dapat segera melaksanakan operasi pasar di kota Bireuen dan sekitarnya.

“Agar kami fakir miskin yang tidak mampu membeli beras kualitas baik dengan harga melambung tinggi untuk memenuhi kebutuhan hidup dapat membeli beras Bulog yang harganya lebih murah,” harap Ti Aminah. (Abu Iskandar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...