KABAR BIREUEN, Peusangan – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., menegaskan, kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci utama kemajuan suatu daerah, bahkan lebih menentukan daripada kekayaan alam maupun pembangunan infrastruktur fisik. Karena itu, dia berharap para lulusan perguruan tinggi mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan dan mengembangkan potensi daerah.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Mukhlis dalam sambutannta saat menghadiri Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Ke-2 Magister dan Ke-38 Sarjana Universitas Islam Aceh (UIA), di Kampus UIA Paya Lipah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Selasa (20/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Dia juga mengapresiasi perjuangan orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan, pengorbanan, serta doa hingga para mahasiswa berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.
Penghargaan turut disampaikan kepada pimpinan universitas, dosen, dan seluruh sivitas akademika UIA atas dedikasi mereka dalam mendidik serta mempersiapkan generasi muda yang berilmu dan berkarakter.
BACA JUGA: UIA Wisuda 227 Sarjana dan Magister, 32 Lulusan Raih Predikat Cum Laude
Menurut Mukhlis, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas SDM, membentuk karakter, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
DIa menilai, Universitas Islam Aceh juga diharapkan dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam merumuskan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bupati Mukhlis mengingatkan para lulusan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.

Dia berharap, ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai potensi unggulan Bireuen, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan, hingga perdagangan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain mampu mengembangkan potensi daerah, para lulusan juga diharapkan berani menciptakan lapangan kerja dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat, bukan sekadar berorientasi mencari pekerjaan.
Namun, Mukhlis menekankan, penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Menurutnya, kecerdasan dan keahlian perlu dilandasi adab, akhlak, kejujuran, serta integritas agar benar-benar memberikan manfaat bagi kehidupan.
Dia juga mengingatkan para wisudawan, untuk senantiasa menghormati dan berbakti kepada orang tua serta guru yang telah berjasa dalam perjalanan pendidikan mereka.
Dengan bekal ilmu dan nilai-nilai moral yang kuat, para lulusan UIA diharapkannya dapat mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Bireuen, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan daerah yang lebih maju dan sejahtera. (Suryadi)













