Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

KABAR BIREUEN, Peusangan – Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk pencairan pinjaman Rp5 Miliar.

Uang Rp5 Miliar itu, untuk pembiayaan pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim) yang berada di bawah Yayasan Almuslim Peusangan (YAP).

“Kami mau tahu kebenaran isu beredar, bahwa aset Yayasan Almuslim sumber wakaf dijadikan jaminan untuk pinjam uang lima miliar di bank. Ini mohon dijelaskan,” ucap Keuchik Gampong Pante Baro Kumbang, Marwan AR, pada acara silaturahmi tokoh masyarakat Peusangan Raya di kediaman Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra.

Pertemuan di kediaman Edi Saputra, Gampong Matangglumpangdua Meunasah Dayah, Kecamatan Peusangan, Jumat malam (16/10/2026), dihadiri mantan Ketua Yayasan Almuslim Peusangan, H. Yusri Abdullah, Ketua Dewan Pengawas YAP, H. Muchlis Amus dan Bendahara Yayasan, H. Fauzi.

Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng itu meminta Pengurus YAP untuk memperjelas aset-aset, baik dari sumber wakaf maupun yang diperoleh dari hasil lainnya.

“Kami juga berhak tahu, berapa banyak dan di mana saja aset Yayasan Almuslim sekarang,” ujar Keuchik Marwan.

Menanggapi pertanyaan Keuchik Marwan, Ketua Dewan Pengawas YAP, H. Muchlis Amus, membenarkan, ada aset dari sumber wakaf yang dijadikan jaminan di bank.

“Yang saya tahu, ada aset wakaf diagunkan ke bank untuk pencairan kredit lima miliar. Uang itu untuk pendirian Fakultas Kedokteran,” ungkap Muchlis Amus.

Ia menegaskan, secara hukum, aset wakaf tidak dapat dijadikan jaminan atau agunan untuk pencairan kredit di bank.

Pada kesempatan itu, Muchlis Amus membeberkan sejumlah dugaan ketimpangan dalam pengelolaan harta wakaf Yayasan kebanggaan masyarakat Peusangan Raya (Kecamatan Peusangan, Jangka, Peusangan Selatan dan Peusangan Siblah Krueng) tersebut.

Lalu, ia merincikan satu persatu, termasuk dugaan penyimpangan pengadaan alat-alat praktek Fakultas Kedokteran yang tidak memenuhi standar.

“Alat-alat praktek Fakultas Kedokteran bukan dibeli oleh usernya (pengguna) barang. Seharusnya pengadaannya langsung pihak fakultas yang mengerti tentang alat sesuai kebutuhan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Edi Saputra atau Edi Obama, di hadapan ratusan tokoh Peusangan Raya, menyebut alasan dilaksanakan silaturahmi di kediamannya.

Katanya, sejumlah tokoh Peusangan Raya berulang kali menemuinya, melaporkan perihal pengelolaan YAP yang sudah melenceng jauh dari cita-cita pendiri Jamiatul Almuslim dulu.

Edi Saputra saat memberikan sambutan pada acara silaturahmi tokoh masyarakat Peusangan Raya. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

“Beberapa tokoh masyarakat datang, meminta saya memfasilitasi pertemuan antara tokoh masyarakat Peusangan Raya dengan Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan untuk membahas pengelolaan aset wakaf yang diduga telah dijadikan jaminan bank,” jelasnya kepada wartawan.

Dasar permintaan itu, kata pengusaha muda yang akrab dengan wartawan ini, ia menyediakan tempat untuk dilaksanakan silaturahmi tersebut.

“Alhamdulillah tokoh masyarakat sudah mendapat pencerahan atau jawaban langsung dari Dewan Pengawas dan mantan Ketua Yayasan Almuslim, Bapak Haji Yusri Abdullah,” sebut Edi Obama.

Ia berharap, persoalan aset wakaf itu harus dijelaskan secara terang kepada publik. “Kita tidak boleh main-main dengan harta wakaf. Tanggung jawabnya bukan hanya kepada masyarakat empat kecamatan, tetapi sampai akhirat,” tegas Edi Saputra yang juga Ketua PMI Kabupaten Bireuen tiga periode ini.

Kesempatan silaturahmi itu dimanfaatkan oleh tokoh untuk menyampaikan keinginannya pada Musyawarah X Yayasan Almuslim Peusangan yang akan berlangsung pada November mendatang.

“Kami mengharapkan Pak Edi (Edi Saputra) untuk bersedia mencalonkan diri sebagai Ketua Pembina Yayasan Almuslim. Menurut kami, Pak Edi mampu mengemban amanah ini,” kata Keuchik Gampong Paya Abo, Kecamatan Peusangan, Fajri.

Hal sama juga disampaikan Ketua APDESI Kecamatan Jangka dan Imum Mukim dari Kecamatan Jangka, Nasruddin. Demikian juga imum syiek salah satu kemesjidan di Kecamatan Peusangan Selatan.

“Pak Edi terbukti mampu mengemban amanah sebagai Ketua PMI Kabupaten Bireuen tiga periode. Dan kami sangat yakin, beliau juga akan mampu apabila mendapatkan amanah sebagai Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan,” ucap Keuchik Marwan mewakili masyarakat Peusangan Siblah Krueng.

Bendahara YAP, H. Fauzi yang ditemui usai silaturahmi dan diminta keterangannya mengenai jumlah harta wakaf Yayasan Almuslim Peusangan, mengaku tidak tahu.

Menurutnya, selama menjabat bendahara, ia hanya menerima uang dari hasil pengelolaan aset wakaf sebesar Rp15 juta per tahun.

“Selaku bendahara, saya tidak kelola uang yayasan. Hanya uang hasil dari pengelolaan harta wakaf (lahan sawah) sekitar Rp15 juta per tahun. Sementara pemasukan lainnya dikelola oleh lembaga masing-masing. Seperti Umuslim, UIA dan pesantren, mereka kelola sendiri,” ungkapnya.

Ditanya honorarium Pengurus YAP, menurut H. Fauzi, dibayarkan oleh universitas. “Honor pengurus dibayar dari uang Universitas (Umuslim dan UIA),” katanya.

Disinggung jumlah, luas dan lokasi tanah wakaf YAP, ia mengaku tidak tahu. “Saya tidak tahu,” pungkasnya. (Rizanur) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Baitul Izzah, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan- Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama PJU dan personel menggelar subuh keliling di Masjid Baitul Izzah, Gampong Cot Bada Tunong,...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...

Gubernur Aceh Imbau Masyarakat Waspada Dampak Kabut Asap Karhutla

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Berdasarkan informasi BMKG tanggal 16 Oktober 2026, kabut asap telah menyelimuti wilayah Aceh sejak 13 Oktober 2026 dan menyebabkan...

Dua Prodi di Umuslim Raih Hibah PP-PTS 2026, Perkuat Laboratorium Digital dan Robotik

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Almuslim (Umuslim) kembali memperoleh dukungan pendanaan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Dua program studinya, yakni Teknik Sipil dan Informatika,...

Bupati Bireuen Tinjau Tanggul Jebol di Pante Karya, Kerahkan Empat Ekskavator untuk Penanganan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng— Bupati Bireuen, Ir.H. Mukhlis, S.T., meninjau tanggul jebol di Gampong Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Jumat...

KABAR POPULER

Gampong Tanjong Mesjid Juara Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup 2026

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Tim Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Peusangan, berhasil keluar sebagai juara pertama  turnamen sepak bola mini soccer Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7...

Kalahkan Gandapura Lewat Adu Penalti, Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, secara resmi menutup Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026, dalam...

Tindak Lanjuti Usulan Bupati Mukhlis, Kemendagri Serahkan Lima Ekskavator untuk Penanganan Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima lima unit alat berat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung percepatan penanganan banjir, pengerukan...

Satlantas Polres Bireuen Bagikan Sembako Jumat Berkah kepada Pengendara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bireuen menggelar kegiatan sosial bertajuk Jum'at Berkah dengan membagikan paket sembako kepada pengendara, di depan Pos...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...