Minggu, 18 Januari 2026

Enam Gampong di Peusangan Selatan Terancam Terisolasi, HRD Upayakan Pembangunan Jembatan Bailey Ulee Jalan

KABAR BIREUEN, Peusangan Selatan  – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan Daud (HRD), meninjau langsung jembatan putus akibat banjir yang menghubungkan Gampong Ulee Jalan dengan Darul Aman dan sejumlah gampong lain di Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Jumat (2/1/2026).

Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan tiga kecamatan sekaligus dan terancam terisolasi ribuan warga.

Jembatan Ulee Jalan selama ini menjadi penghubung utama Kecamatan Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, dan Juli, serta berfungsi sebagai salah satu jalur alternatif (jalan elak) menuju Bireuen dan Takengon.

Putusnya jembatan membuat aktivitas masyarakat lumpuh, terutama distribusi hasil pertanian dan akses pendidikan.

Seorang warga Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan, Zulkarnen atau yang akrab disapa Dai Tanjong, menyampaikan, jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. Hampir seluruh aktivitas ekonomi warga di kawasan itu bergantung pada akses Jembatan Ulee Jalan.

BACA JUGA:  HRD Respons Cepat Harapan Warga Babah Suak Kuta Blang, Langsung Turunkan Alat Berat Perbaiki Tanggul dan Jalan Putus

“Jembatan ini sangat vital bagi masyarakat untuk mengangkut hasil sawah dan kebun ke pasar. Kalau terputus, ekonomi warga ikut terhenti,” ujar Dai.

Menurut dia, dalam kunjungan tersebut, HRD menyampaikan komitmennya untuk mengupayakan pembangunan jembatan bailey agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal.

“Pak HRD berupaya agar secepatnya dibangun jembatan bailey sebagai solusi sementara,” ujar Dai.

Selain berdampak pada perekonomian, kata dia, putusnya jembatan tersebut juga mengancam keselamatan anak-anak sekolah. Warga berharap pembangunan jembatan sementara segera direalisasikan agar akses pendidikan kembali aman.

Zulkarnen alias Dai Tanjong dan kawan – kawan saat berada di Gampong Blang Mane di titik jalan yang longsor. (Foto: Dok. Pribadi)

Menurut Dai, apabila Jembatan Ulee Jalan tidak segera ditangani, enam gampong terancam terisolasi, yakni Gampong Suwak, Darul Aman, Tanjong Beuridi, Darussalam, Pulo Harapan, dan Blang Mane. Kondisi di kawasan itu semakin diperparah dengan tiga titik longsor di jalur Blang Mane tembus ke Krueng Simpo (Kecamatan Juli).

“Kalau jembatan tidak segera diperbaiki, kami harus memutar lewat Siblah Krueng–Pante Karya–Awe Geutah. Kondisi jalan alternatif itu juga rusak parah,” ungkap Dai.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sebutnya, banjir dan longsor menyebabkan satu rumah di Gampong Ulee Jalan hilang terseret arus, satu rumah lainnya terancam ambruk ke sungai, lima kedai di Gampong Darul Aman rusak, serta tiga rumah di Gampong Suwak mengalami kerusakan berat.

BACA JUGA:  Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

Selain masalah jembatan, warga di sana juga mengharapkan pemerintah segera menurunkan alat berat guna membersihkan material lumpur yang menumpuk di kawasan permukiman. Ketinggian lumpur hampir mencapai dua meter, terutama di Gampong Suwak dan Ulee Jalan.

“Kami sangat membutuhkan bantuan alat berat untuk membersihkan perkampungan warga yang tertimbun lumpur,” pinta seorang warga setempat.

Kunjungan HRD ke jembatan tersebut, diharapkan menjadi langkah awal percepatan penanganan infrastruktur terdampak banjir. Hal itu juga sekaligus untuk mencegah terjadinya isolasi wilayah dan krisis sosial ekonomi yang lebih luas di Peusangan Selatan dan sekitarnya. (Faisal Ali)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...