Dua Universitas Gagas Pengembangan Kerjasama Ekonomi

KABAR BIREUEN-Dua Universitas menggagas Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara antara Indonesia, India, dan Myanmar

Dua Universitas di Provinsi Aceh yaitu  Universitas Almuslim (Umuslim) dan Universitas Malikussaleh (Unimal) melakukan kajian secara bersama tentang  Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara antara Indonesia, India, dan Myanmar dan sekarang sudah pada tahap persentasi hasil penelitiannya.

Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Arifi Saiman  memuji atas keterlibatan  dosen dari dua Universitas melakukan kajian terhadap peluang kerjasama antar tiga negara tersebut.

Dalam forum pertemuan yang berlangsung di kampus umuslim, Arifi Saiman  menyampaiakan, bahwa ide kajian Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara itu lahir dari kampus yang berada di kecamatan Peusangan yaitu Universitas Almuslim (Umuslim)  pada tahun 2017.

Dalam forum diskusi yang berlangsung dalam suasana serius ini,  dihadiri berbagai kalangan baik institusi pemerintah maupun kalangan pengusaha, Tim Peneliti memaparkan berbagai hal yang menyangkut “Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara antara Indonesia, India, dan Myanmar”.

Kegiatan  berlangsung di Ruang Rapat Ampon Chiek  Peusangan kampus Umuslim, Kamis (15/11/2018).

Pada kesempatan tersebut pejabat Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (BPPK Kemlu RI),  Arifi Saiman menyatakan, ide yang muncul bukan lagi teori, tetapi sudah nyata terwujud. Dan hasil kajiannya sangat besar manfaat bagi pertumbuhan ekonomi Aceh.

Menurutnya , ke depan pengusaha Aceh sudah dapat memanfaatkan ekspor barang langsung dari Aceh ke India (Kepulauan Andaman -Nikobar) dan Myanmar melalui transportasi laut.

“Sekarang ekspor barang dari Aceh ke India dan Myanmar sudah dapat dilakukan melalui laut, langsung tanpa harus melalui Medan (Belawan),” ungkap Arifi Saiman.

Pada kesempatan tersebut, Arifi Saiman juga menyampaikan penghargaan kepada Universitas Almuslim (Umuslim) dan Unimal yang sukses melakukan  kajian Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara dan berdampak untuk pengembangan ekonomi Indonesia, khususnya Aceh.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Umuslim dan Unimal yang berhasil mewujudkan kerjasama ekonomi tiga negara. Ini berdampak positif bagi ekonomi Indonesia, khususnya Aceh. Dan harus benar-benar dimanfaatkan oleh pengusaha,” tuturnya.

Rektor Umuslim, Dr. H. Amiruddin Idris, SE.,MSi, menyampaikan terima kasih kepada Kemenlu RI yang telah memberikan kepercayaan kepada  Universitas yang dipimpinnya bersama Unima atas berbagai hal sehingga terwujudnya suatu kajian Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara antara Indonesia, India dan Myanmar.

“Penelitian yang dilakukan dosen Umuslim dan unimal ini sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Aceh. Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan Kementerian luar negeri   kepada Universitas Almuslim (Umuslim)   dan Unimal sehingga bisa ikut berkontribusi untuk kepentingan bangsa ini,” sebut Amiruddin Idris.

Pada kesempatan diskusi tersebut Rektor Unimal, Prof. Dr. Apridar, SE.,MSi menambahkan, kalau dikaji secara faktual, keberadaan Aceh sangat strategis dilakukan sebagai kawasan perdagangan dunia.

Apridar juga mengajak masyarakat Aceh untuk mengubah image bahwa Aceh itu daerah yang tidak aman berinvestasi. “Kita harus melawan image ini. Karena ada kepentingan kompetitor luar Aceh yang sengaja menghembuskan isu Aceh angker,” ajaknya.

Dia menambahkan, di Aceh ada segelintir orang sengaja mengkondisikan untuk menghambat pertumbuhan ekonomi, seperti tumbuhnya ‘preman’ di kawasan tertentu, ungkap Apridar.

Dicontohkannya, pelabuhan Krueng Geukuh enggan dimanfaatkan oleh pengusaha untuk mengirimkan barang dikarenakan biaya bongkar muat lebih tinggi dibandingkan dengan ongkos angkut ke Medan.

“Hal seperti ini perlu peran pemerintah dengan melibatkan semua pihak, termasuk kampus untuk melawan kompetitor luar yang menghambat pertumbuhan ekonomi Aceh. Apabila pengusaha Aceh menjual komoditasnya langsung ke luar negeri tanpa melalui Medan, kami yakin, Aceh lebih maju dari pada Medan,” jelas  Rektor Unimal. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie terkait sawah rusak berat menunjukkan progres sigap dan terukur. Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Ikuti Munas PEPSILI 2026 di IPB, Umuslim Perkuat Jejaring Ilmu Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Bogor – Program Studi Ilmu Lingkungan dan Magister Pemberdayaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL) Universitas Almuslim (Umuslim) memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi...

Polres Bireuen Santuni Anak Yatim pada Peringatan Maulid, Tausiah Disampaikan Abiya Jeunieb

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Polres Bireuen memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan menggelar tausiah agama serta memberikan santunan kepada anak yatim dan santri. Kegiatan...

Pemkab Bireuen Gelar Apel Kebangsaan, Satukan Semua Elemen Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bireuen, melaksanakan Apel Kebangsaan Indonesia Damai Kabupaten Bireuen 2026. Kegiatan...

Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara hybrid di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu...

KABAR POPULER

Tolak Di-RJ-kan dengan Anderson, Ilham Sakubat Minta Proses Hukum Dilanjutkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Upaya penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) dalam kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan antara korban, M Ilham bin Sakubat,...

Pemkab Bireuen Gelar Apel Kebangsaan, Satukan Semua Elemen Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bireuen, melaksanakan Apel Kebangsaan Indonesia Damai Kabupaten Bireuen 2026. Kegiatan...

83 Sumur Minyak Masyarakat di Bireuen Diverifikasi, Bupati Mukhlis Dorong Legalitas Tanpa Matikan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 83 sumur minyak masyarakat di Kabupaten Bireuen mulai diverifikasi secara faktual oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Badan Pengelola Migas...

Temui Mensos, Pemkab Bireuen Minta Kepastian Jadup bagi Masyarakat Terdampak Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Bireuen terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI untuk memastikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Bireuen...

Pastikan Kesiapan Personel Cegah dan Tangani Karhutla, Polres Bireuen Gelar Apel Pasukan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Guna pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kepolisian Resor (Polres) Bireuen, menggelar Apel Pasukan Pencegahan Bencana 2026. Apel dipimpin langsung...