Kamis, 25 Juni 2026

Dua Universitas Gagas Pengembangan Kerjasama Ekonomi

KABAR BIREUEN-Dua Universitas menggagas Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara antara Indonesia, India, dan Myanmar

Dua Universitas di Provinsi Aceh yaitu  Universitas Almuslim (Umuslim) dan Universitas Malikussaleh (Unimal) melakukan kajian secara bersama tentang  Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara antara Indonesia, India, dan Myanmar dan sekarang sudah pada tahap persentasi hasil penelitiannya.

Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Arifi Saiman  memuji atas keterlibatan  dosen dari dua Universitas melakukan kajian terhadap peluang kerjasama antar tiga negara tersebut.

Dalam forum pertemuan yang berlangsung di kampus umuslim, Arifi Saiman  menyampaiakan, bahwa ide kajian Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara itu lahir dari kampus yang berada di kecamatan Peusangan yaitu Universitas Almuslim (Umuslim)  pada tahun 2017.

Dalam forum diskusi yang berlangsung dalam suasana serius ini,  dihadiri berbagai kalangan baik institusi pemerintah maupun kalangan pengusaha, Tim Peneliti memaparkan berbagai hal yang menyangkut “Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara antara Indonesia, India, dan Myanmar”.

Kegiatan  berlangsung di Ruang Rapat Ampon Chiek  Peusangan kampus Umuslim, Kamis (15/11/2018).

Pada kesempatan tersebut pejabat Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (BPPK Kemlu RI),  Arifi Saiman menyatakan, ide yang muncul bukan lagi teori, tetapi sudah nyata terwujud. Dan hasil kajiannya sangat besar manfaat bagi pertumbuhan ekonomi Aceh.

Menurutnya , ke depan pengusaha Aceh sudah dapat memanfaatkan ekspor barang langsung dari Aceh ke India (Kepulauan Andaman -Nikobar) dan Myanmar melalui transportasi laut.

“Sekarang ekspor barang dari Aceh ke India dan Myanmar sudah dapat dilakukan melalui laut, langsung tanpa harus melalui Medan (Belawan),” ungkap Arifi Saiman.

Pada kesempatan tersebut, Arifi Saiman juga menyampaikan penghargaan kepada Universitas Almuslim (Umuslim) dan Unimal yang sukses melakukan  kajian Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara dan berdampak untuk pengembangan ekonomi Indonesia, khususnya Aceh.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Umuslim dan Unimal yang berhasil mewujudkan kerjasama ekonomi tiga negara. Ini berdampak positif bagi ekonomi Indonesia, khususnya Aceh. Dan harus benar-benar dimanfaatkan oleh pengusaha,” tuturnya.

Rektor Umuslim, Dr. H. Amiruddin Idris, SE.,MSi, menyampaikan terima kasih kepada Kemenlu RI yang telah memberikan kepercayaan kepada  Universitas yang dipimpinnya bersama Unima atas berbagai hal sehingga terwujudnya suatu kajian Pengembangan Kerjasama Ekonomi dan Konektivitas tiga negara antara Indonesia, India dan Myanmar.

“Penelitian yang dilakukan dosen Umuslim dan unimal ini sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Aceh. Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan Kementerian luar negeri   kepada Universitas Almuslim (Umuslim)   dan Unimal sehingga bisa ikut berkontribusi untuk kepentingan bangsa ini,” sebut Amiruddin Idris.

Pada kesempatan diskusi tersebut Rektor Unimal, Prof. Dr. Apridar, SE.,MSi menambahkan, kalau dikaji secara faktual, keberadaan Aceh sangat strategis dilakukan sebagai kawasan perdagangan dunia.

Apridar juga mengajak masyarakat Aceh untuk mengubah image bahwa Aceh itu daerah yang tidak aman berinvestasi. “Kita harus melawan image ini. Karena ada kepentingan kompetitor luar Aceh yang sengaja menghembuskan isu Aceh angker,” ajaknya.

Dia menambahkan, di Aceh ada segelintir orang sengaja mengkondisikan untuk menghambat pertumbuhan ekonomi, seperti tumbuhnya ‘preman’ di kawasan tertentu, ungkap Apridar.

Dicontohkannya, pelabuhan Krueng Geukuh enggan dimanfaatkan oleh pengusaha untuk mengirimkan barang dikarenakan biaya bongkar muat lebih tinggi dibandingkan dengan ongkos angkut ke Medan.

“Hal seperti ini perlu peran pemerintah dengan melibatkan semua pihak, termasuk kampus untuk melawan kompetitor luar yang menghambat pertumbuhan ekonomi Aceh. Apabila pengusaha Aceh menjual komoditasnya langsung ke luar negeri tanpa melalui Medan, kami yakin, Aceh lebih maju dari pada Medan,” jelas  Rektor Unimal. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melantik Dr Misran Fuadi, S Ag, MAP sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh dalam sebuah...

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Jangka Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, jajaran Polsek Jangka, Kabupaten Bireuen, menyalurkan bantuan sosial berupa paket...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...

Gadai Emas Naik 100 Persen, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Memasuki pertengahan tahun, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat seiring berbagai keperluan, salah satunya biaya pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Kondisi tersebut...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Jalani OJT, Puluhan Ditempatkan di Sumut dan Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kembali memperluas jejaring pembelajaran berbasis industri. Pada tahun 2026, puluhan mahasiswa akan...

KABAR POPULER

Digelar, Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Bagian Hukum Setdakab Bireuen menggelar Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan...

Bupati Bireuen Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Rp267 Juta, Anak Pekerja Meninggal Dapat Beasiswa...

0
KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp267 juta kepada ahli waris...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

Berbekal Dukungan Dermawan Lokal, PSSB Bireuen U-12 Siap Berlaga di Piala Presiden Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim PSSB Bireuen U-12 mendapat suntikan dukungan menjelang tampil pada Turnamen Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh yang digelar Asosiasi...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...