Sabtu, 18 April 2026

Dua Tahun Pemerintahan Saifannur-Muzakkar, Abu Suhai: Mantong Raya Haba Ngon Buet

KABAR BIREUEN- Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos- Dr Muzakkar A.Gani SH,M.Si genap dua tahun pada Sabtu (10/8/2019).

Selama dua tahun memimpin Bireuen banyak pihak menilai tak ada gebrakan berarti atau yang monumental yang dilakukan pasangan tersebut dalam memimpin Kabupaten yang berdiri sejak tahun 1999 itu.

Sehingga terkesan, Bireuen ini dari segi pembangunan stagnan atau jalan di tempat.

Hal itu seperti diungkapkan Suhaimi Hamid, S.Sos, Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Nanggroe Aceh (PNA) kepada Kabar Bireuen, Sabtu (10/8/2019).

Pria yang akrab disapa Abu Suhai tersebut menyebutkan, Bireuen selama dua tahun ini seolah stagnan atau jalan di tempat, tak ada gebrakan yang wah dan progres yang bagus.

“Seperti kita ketahui kegagalan pembangunan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan belum adanya kepastian dan progres yang berarti terkait pembangunan Rumah Sakit regional di Bireuen itu salah satu indikasi tak adanya gebrakan. Mantong raya haba ngon buet (lebih banyak bicara daripada Kerja),” sebut Ketua Fraksi PNA tersebut.

Hal lainnya yang disorati Abu Suhai adalah terkait  kurangnya komunikasi bahkan bisa dikatakan hampir tak ada komunikasi antara pihak eksekutif dan legislatif dalam rangka bersama-sama membangun Bireuen.

Selain itu, katanya, tak ada implementasi dari  komitmen yang sudah disampaikan pihak eksekutif selama ini kepada dewan atau legislatif tidak mampu diimplementasikan.

“Kalau kota lihat komitmennya ada, banyak program tapi implemnetasinya di lapangan sampai hari ini tak ada. Karena itu kita berharap apa yang telah menjadi komitmen harus benar-benar dilaksanakan. Dari segi tata kelola pemerintahan, seharusnya tidak boleh ada sistem dinasti. Bek lah cara meu Istana, dalam mengelola pemerintahan,” harapnya.

Dari segi penegakkan hukum dan aturan, seharusnya pihak eksekutif harus berani bertindak jika ada aturan yang dilanggar. Seperti pembangunan Ruko di lahan Eks PT KAI yang belum ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pihak eksekutif harus berani menindaknya.

Hukum, sebutnya, harus ditegakkan, siapapun yang melanggar, tidak hanya bagi masyarakat kecil tapi juga siapa saja yang memang tak mematuhi aturan harus berani ditindak. Dari segi pelayanan kesehatan, juga masih tak maksimal.

Menurut Abu Suhai, jika Bireuen ingin menjadi lebih baik, maka tiga hal yang perlu diperhatikan dan dibenahi, yaitu, komitmen yang sudah ada harus diimplemenasikan, jangan hanya sekedar jadi pemanis mulut semata, tapi tak dilaksanakan.

“Selanjutnya, dari  segi penegakan hukum  harus benar-benar ditegakkan sesuai aturan yang ada dan terakhir tata kelola pemerintahan  harus dijauhkan dari sistem dinasti. Kita harapkan Bireuen harus menjadi lebih baik ke depannya,” pungkas aktivis lingkungan hidup itu. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang. Kabar duka...

Seru dan Edukatif, Siswa Sukma Bangsa Bireuen Jelajah Museum Rumah Aceh Pijay 

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya - Sebanyak 51 siswa kelas V-Komet dan V-Matahari SD Sukma Bangsa Bireuen mengikuti kegiatan school visit ke Museum Rumah Aceh...

Fenomena ‘Flexing’ di Media Sosial: Pintu Masuk Ditjen Pajak Memantau Profil Wajib Pajak

0
Oleh: Sarah Rifqi Mauliza Mahasiswi Fakultas Hukum UNIKI FENOMENA 'flexing' atau pamer kekayaan di media sosial kini tak lagi sekadar soal gaya hidup atau pencitraan. Di...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

KABAR POPULER

Petisi Belum Diteken, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Tagih Komitmen Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap Bupati Bireuen yang dinilai belum menepati komitmennya untuk menandatangani petisi tuntutan pemenuhan...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...

Pimpinan Media Lokal Bireuen Kecam Keras Diskominsa, Utamakan Jalin Kerja Sama Publikasi dengan Portal...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) yang menjalin kerja sama publikasi kegiatan pemerintah dengan...