KABAR BIREUEN – Dosen Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, berupa sosialisasi tentang teknologi Internet of Things (IoT) kepada kelompok peternak bebek binaan Karang Taruna Anak Desa (Andes) Gampong Seuneubok Aceh, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Kamis dan Jumat (9-10/12/2021).
Dalam kesempat tersebut Ketua Karang Taruna Andes Seuneubok Aceh, Mursalin, S.Pd, menjelaskan, kelompok peternakan binaan Karang Taruna teresebut memilik usaha peternakan bebek pedaging. Usaha itu baru tiga bulan berjalan, dengan jumlah bebek 1.500 ekor.
Mursalin mengaku, pihaknya masih sangat awam terhadap ilmu peternakan dan manajemen pengelolaannya. Karena itu, sangat dharapkan binaan, bantuan dan dukungan tentang hal tersebut dari semua pihak.
“Apalagi dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19. Kami upayakan agar pemuda di Gampong Seuneubok Aceh memiliki kesibukan dan usaha yang bermanfaat, agar tidak lagi lebih menyibukkan diri di warung kopi sambil bermain game,” jelas Mursalin.
Dia sangat berterima kasih atas kehadiran ketua dan sejumlah pengurus Karang Taruna Kabupaten Bireuen bersama sejumlah dosen Fikom Umuslim.
“Kehadiran mereka telah menambah motivasi bagi kami, untuk terus berbuat dan menjalankan usaha ini,” ujar Mursalin.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen, Drh. Murdan,i didampingi Ketua Majelis Pertimbagan Karang Taruna (MPKT) Kabupaten Bireuen, Zulkifli, M.Kom, menyampaikan, kehadiran pihaknya bersama tim dosen Fikom Umuslim, untuk memberikan motivasi dan memfasilitasi program pengabdian yang dilaksanakan tim dosen. Terutama, untuk membantu peternakan bebek yang dikelola karang taruna desa Seuneubok Aceh ini.
Menurut Murdani, tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat dosen Fikom Umuslim memberikan pemahaman kepada anggota Karang Taruna, terkait teknologi yang dapat dikembangkan dalam hal pemberian pakan, monitoring kondisi ternak, pengatur penghangat kandang, yang semuanya dapat dilakukan melalui jaringan IoT.
Munar, M.Kom, selaku ketua tim pengabdian dosen Fikom Umuslim, menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan teknologi IoT sebagai salah satu teknologi di era revolusi industri 4.0.

“Saat ini teknologi IoT banyak diterapkan dalam sektor pangan, seperti pertanian dan peternakan. Jadi, sangat layak kita kembangankan pada usaha yang dijalankan anak Karang Taruna ini,” sebut Munar.
Menurut dosen Fikom Umuslim ini, sebelumnya pernah diterapkan teknologi IoT pada kebun hidroponik di satu desa di Kecamatan Bebesan, Kabupaten Aeh Tengah.
Hasil observasi lapangan, katanya, ternak bebek sangat rentan mati pada usia 1-20 hari, dikarenakan suhu dingin, terutama di malam hari. Karena itu, diperlukan penghangat yang bersumber dari lampu listrik yang dipasang di kandang bebek.
Dari permasalahan tersebut, akan diimplementasi teknologi berfokus kepada penghangat kandang dan pengontrol pakan berbasis teknologi IoT dengan menggunakan solar cell (tenaga surya).
“Semoga dengan adanya program pemasangan solar cell, nantinya peternakan bisa terbantu, dengan keberlanjutan program yang akan dikembangkan,” timpal TM. Djohan, MIT, salah seorang anggota tim.
Sementara Ketua MPKT Kabupaten Bireuen, Zulkifli, M.Kom yang juga salah seorang dosen Fikom yang aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sangat mengapresiasi usaha yang dijalankan Karang Taruna Anak Desa ini.
“Kita sangat mendukung aktivitas generasi muda. Ini akan kita prioritaskan untuk salah satu program yang kami usul pendanaannya pada program pengabdian dosen Kemendikbudristek, seperti yang pernah dilaksanakan di Aceh Tengah. Mudah-mudahan didanai,” ungkap alumnus pelatihan kewirausahaan Karang Taruna tingkat nasional ini. (Rel)












