Diserang Isu Hoax, Pemilik Toko Roti Bread Top Bireuen Bantah Terpapar Corona

KABAR BIREUEN –Sejak tiga hari terakhir, sejumlah pesan hoax atau palsu beredar di media sosial, sehingga membuat khawatir serta menakuti warga Bireuen.

Isu itu berkembang luas melalui medsos yang menyebar begitu cepat ke masyarakat.

Di grup-grup Whatsaap beredar isu diataranya berbunyi “Info terbaru tolong jgn beli kue di breadtop dulu krn ada info yg kerja di situ ada yg kena corona”.

Isu lainnya berbunyi “ini toko bread top dan toko sepeda santosa dah diisolasi, karena baru pulang dari Cina..laporan dari asosiasi Cina di Bireuen dan sudah dibenarkan sama keuchik nan kota”.

Akibat isu tentang pemilik Bread Top di Kota Bireuen terpapar covid-19 tersebut menimbulkan keresahan warga, akibat informasi bohong ini membuat masyarakat ketakutan, serta enggan berbelanja di toko roti ternama ini

Tentu saja, isu tersebut merisaukan warga Bireuen, yang masih bimbang dan dihantui ancaman covid-19.

Namun, faktanya, Toko Bread Top di Jalan T. Nyak Arief (Jalan Mawar) Kota Bireuen, masih tetap buka dan melayani pembeli seperti biasa. Bahkan, pemilik usaha roti ini masih segar bugar, serta belum masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Akibat penyebaran informasi bohong tersebut, bukan saja merugikan bisnis penjualan aneka jenis roti produksi Bread Top, yang cukup diminati masyarakat Bireuen. Tapi juga turut menyudutkan WNI keturunan itu, karena dianggap sebagai orang yang berbahaya dan berpotensi jadi penyebar virus corona.

Disamping juga menyebabkan keresahan, seolah-olah ada warga yang positif terjangkiti Covid-19. Padahal seperti diketahui publik, jika hingga kini di Bireuen belum ada Rapid Test, untuk memastikan seseorang telah positif terpapar virus yang sedang mengancam dunia itu.

Pemilik Bread Top Bireuen, Halimun (56), saat ditemui wartawan, Kamis (26/3/2020) mengaku sedih dan terpukul, atas tindakan oknum yang tega dan sengaja menciptakan isu hoax itu.

Dirinya tidak mempersoalkan anjloknya omset penjualan, namun menyayangkan karena akibat informasi bohong ini, justru menambah beban fikiran dan kekhawatiran masyarakat, atas isu ancaman wabah virus corona di wilayah itu.

Selama kurun waktu 2020, dirinya beserta keluarga, belum pernah keluar kota karena masih fokus menjalankan usaha toko roti ini. Bahkan, dirinya juga bukan salah satu warga yang berstatus ODP.

“Saya menyesalkan tindakan penyebar isu hoax ini, meskipun tidak mempersoalkan masalah itu, tetapi saya hanya ingin masyarakat Bireuen tahu fakta sebenarnya, kami sekeluarga dan para karyawan Bread Top masih dalam kondisi baik semuanya,” ungkap Halimun.

Dikatakannya, dia sempat shock dengan isu palsu itu, namun saat ini telah dapat mengatasi gangguan psikologis tersebut, berkat dukungan moril keluarga dan sejumlah masyarakat, yang memberi motivasi untuk melawan serangan hoax itu.

Sementara itu, Keuchik Bandar Bireuen, Adnan Adam yang dikonfirmasi terkait masalah tersebut, memastikan isu yang menyerang Bread Top sebagai informasi bohong. Dirinya tidak pernah memberi keterangan, atau menyampaikan pernyataan bahwa pemilik usaha roti ini terjangkiti Covid-19, seperti berita hoax yang sudah menyebar itu.

Adnan Adam mengakui sebagai keuchik kota, sudah mengingatkan warga etnis Tionghoa, apabila ada keluarga mereka yang kembali dari luar kota ataupun luar negeri, untuk segera melapor dan dikarantina terlebih dahulu selama 14 hari, guna menghindari penyebaran virus ini.

“Saya pastikan, bahwa berita pemilik Toko Bread Top terkena Covid-19 adalah isu hoax, kami dari perangkat desa tetap melakukan pemantauan terhadap warga. Termasuk, WNI keturunan dan keluarga mereka di Bandar Bireuen,” jelasnya seraya mengaku persoalan berita bohong itu, telah disampaikan ke pihak kepolisian.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK M.Si kepada awak media ini menuturkan, sesuai maklumat Kapolri yang telah disebarluaskan, dalam rangka mencegah dan mengantisipasi ancaman penyebaran Covid-19, turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta selalu melindungi diri dan keluarga.

Selain itu, untuk sementara waktu dapat mengurangi aktifitas di luar rumah dan selalu menjaga kebersihan.

Perihal maraknya isu hoax yang tersebar luas, dia meminta masyarakat tidak terpengaruh, dengan berita-berita yang belum jelas fakta kebenarannya, sehingga dapat menimbulkan keresahan.

“Satgas Gakkum Polres Bireuen yang dipimpin Kasat Reskrim, akan melakukan upaya penegakkan hukum terhadap pelaku, jika terindikasi menyebarkan berita bohong ini,” sebutnya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sediakan Doorprize Menarik, Ratusan Siswa MIN 14 Bireuen Antusias Ikuti Jalan Santai Meriahkan HUT...

0
KABAR BIREUEN , Peulimbang - Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Bireuen, Kecamatan Peulimbang, Bireuen sangat antusias mengikuti jalan santai dalam rangka memeriahkan...

Kapolda Aceh Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di  Gampong Meunasah Keutapang, Serahkan Sembako untuk...

0
KABAR BIREUEN, Jeunieb—Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan S.I.K., S.H., M.H, meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di  Gampong (Desa) Meunasah Keutapang, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten...

Semarak HUT ke-81 RI di Pelosok Bireuen, SDN 19 Juli Libatkan Warga dan Wali...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Semangat kemerdekaan dan keceriaan peserta didik UPTD SDN 19 Juli, Bireuen mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Poltekkes Kemenkes Aceh Integrasikan Inovasi Persalinan Model Syariah ke Kurikulum Pendidikan Kebidanan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh-Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh menggelar Workshop Integrasi Persalinan Model Syariah (PMS) ke dalam Kurikulum Pendidikan Kebidanan Berbasis Outcome-Based Education (OBE)...

Dari Ikrar Lamteh ke MoU Helsinki, Hokagata?

0
Oleh: Anwar (Cek Wan)* BULAN Agustus 2026 ini, angin perdamaian kembali berhembus membawa kita pada peringatan 21 tahun penandatanganan MoU Helsinki. Momen bersejarah ini bukan...

KABAR POPULER

Ratusan Warga Bireuen Akan Ikuti Zikir dan Doa Bersama di Masjid Baiturahman, Tuih Alkhair:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Ratusan warga dari berbagai pelosok desa setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Bireuen diperkirakan akan berangkat menuju Kota Banda Aceh untuk mengikuti  zikir...

Edukasi Ratusan Penyintas Bencana, Politeknik Pelayaran Malahayati Gelar KPM Berdampak di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh menggelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KPM) Berdampak di Meuligoe Residen Cot Gapu, Bireuen, Rabu (12/8/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan...

Pemkab Bireuen Gelar Zikir dan Doa Bersama Peringati 21 Tahun Hari Damai Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Menyambut peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh (MoU Helsinki) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Syariat Islam (DSI) menggelar...

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Dipecat, Ipda FJ Didemosi atas Insiden Tewasnya...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh—Oknum polisi berinisial RF (31) yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis cartridge atau vape getar yang mengandung etomidate di Kabupaten Bireuen...

Polres Bireuen Ikuti Apel Gabungan Bersama TNI Jelang Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Tahun...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Polres Bireuen mengikuti apel gabungan bersama dengan Kodim 0111/Bireuen dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Damai Aceh Ke...