KABAR BIREUEN-Pentas Karya Seni mewarnai rangkaian kegiatan Peringatan Hari Guru Nasional 2021 di SMPN 1 Bireuen.

Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Guru Nasional ini digelar oleh OSIS SMPN 1 Bireuen, melibatkan ratusan siswa kelas VII, VIII, IX, kegiatan berlangsung di halaman sekolah setempat, Kamis (25/11/2021).

Rangkaian Peringatan Hari Guru Nasional 2021 di sekolah tersebut diawali dengan pemotongan nasi tumpeng dan diserahkan kepada Kepala SMPN 1 Bireuen Ibrahim Harun, S.Pd,MSM oleh Bupati Bireuen, Dr. H.Muzakkar A Gani S.H,M.Si, serta pelepasan balon ke udara bertuliskan Happy Teachers.

Kegiatan dihadiri, antara lain Anggota DPRK Bireuen, Komite Sekolah, unsur Forkopimcam Kota Juang, sejumlah kepala SKPK, para alumni sekolah setempat dan beberapa undangan lainnya.

Bupati Muzakkar A Gani beserta para hadirin sempat meneteskan air mata haru saat mendengarkan sebuah lagu yang mengisahkan tentang pengorbanan waktu seorang guru.

Dimana dalam lagu tersebut dikisahkan guru rela berkorban demi mengajar dan mendidik anak didiknya, tanpa pamrih dan tanpa mengenal batas waktu.

Lagu tersebut diperdengarkan langsung oleh bupati sendiri melalui Android pribadinya saat berada di atas pentas menjelang memberi arahan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani dengan air mata berlinang mengajak kepada seluruh siswa agar selalu menghormati guru, seperti menghormati kedua orang tua.

Dikatakan, dengan kesabaran ketekunan dan pengorbanan waktu mereka menjadikan kita orang yang sukses dan berguna bagi keluarga, bangsa dan negara.

Diakui dirinya bisa menjadi pejabat berkat jasa guru, tanpa guru-guru tidak mungkin bisa mencapai keberhasilan.

“Tanpa jasa guru kita tidak akan bisa menjadi orang pintar dan sukses,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bireuen, Ibrahim Harun, S.Pd,MSM, mengatakan, kegiatan ini murni dilaksanakan oleh para siswanya, kami hanya sebatas mendampingi mereka saya.

Apa yang dilakukan oleh anak didiknya dalam rangka Memperingati Hari Guru Nasional ini, patut diberi apresiasi, dimana jauh-jauh hari mereka bersama-sama saling bahu membahu untuk mempersiapkan kegiata acara ini.

Serangkaian acara yang dikemas ini, salah satu bukti nyata bahwa para siswa SMPN 1 Bireuen semakin dekat dengan para gurunya dan sebaliknya guru semangkin mendekati dengan siswanya.

Pihaknya merasa terharu dan bangga atas perayaan ini, yang dilaksanakan oleh para siswa, bukan itu saja bahkan merekapun tutut menyisihkan dejumlah uang jajannya untuk menyumbang membuat kegiatan ini.

“Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk mereka dan berdoa agar para siswa SMPN 1 Bireuen ini memiliki masa depan yang lebih baik,” sebutnya.

Terimakasih buat semua pihak terutama kepada para Alumni SMPN 1 Bireuen semua angkatan sampai saat ini mereka masih peduli dengan sekolah asalnya, selalu memberi support terhadap adik-adik letingnya yang masih menuntut ilmu di sekolah ini.

Sebelumnya Ketua OSIS sekolah setempat Aurelio Putra Vanevi didamping wakil ketua Osis Ulka Aira dan Bendahara Osis Cesyia Nafisha Amira, kepada Kabar Bireuen, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk terima kasih dan penghargaan kepada guru.

Diakuinya, selama ini mereka telah berjasa mendidik kami bahkan diantara dari kami ada yang mendapatkan penghargaan di berbagai ajang perlombaan baik lomba di tingkat daerah, provinsi dan nasional.

Wakil ketua Osis Ulka Aira menambahkan, adapun pentasan karya seni ini diisi dengan, penampilan dari Group Teungku Di Bale yang melantunkan sebuah lagu berjudul Syukran Guruku, Pidato oleh Nasywa Dari Kelas 7.4, Paduan Suara/Puisi (Nasyid) Dari Sanggar SMP Negeri 1 Bireuen.

Kemudian, Tari Kreasi Taghidam Gaki Tapetek Jaroe. Tari Massal Medley Nusantara. Kolaborasi Puisi oleh Intan Ananda Audi Liana Dan Zahwa Yunaiza.

Kolaborasi Vokal Solo Dengan Band SMP Negeri 1 Bireuen oleh Mahgfirah,Ariful Aziez Dan Levi Estomi Marpaung. Puisi oleh Siti Salwa kelas 7.1

Selanjutnya, penampilan Tari Kreasi / Seumapour Anggota Pramuka SMP Negeri 1 Bireuen, Pidato ileh Intan Ananda Audi Liana kelas 8.7. Seumapa oleh Zauza Faiza Kelas 9.10, penampilan Tari Mumang, Tari Keunebah Endatu dan Tari Kreasi Hayeut. (Herman Suesilo).