KABAR BIREUEN – Dari bermacam jenis minuman berbuka puasa yang setiap hari dipasarkan di pasar tradisionil Kabupaten Bireuen, kelapa muda minuman berbuka puasa primadona bagi masyarakat. Apalagi, dalam suasana cuaca panas begini.
Liputan Kabar Bireuen di kota Bireuen, kota kecamatan hingga ke desa-desa, kelapa muda minuman berbuka puasa sangat dominan dipasarkan, di samping minuman dan makanan berbuka lainnya.
Saiful, salah seorang penjual kelapa muda di kawasan jalan elak Simpang Empat Desa Geulanggang Teungoh, Kecamatan Kota Juang yang ditemui Kabar Bireuen, Sabtu petang (9/4/2022), mengatakan, penjualan kelapa muda di bulan Ramadhan meningkat dua kali lipat dibandingkan sebelum Ramadhan.
Dikatakannya, sebelum Ramadhan laku terjual sekitar 250 buah lebih. Sementara memasuki bulan Ramadhan meningkat dua kali lipat mencapai 500 buah lebih dengan harga jual Rp 5 ribu perbuah.
“Hasil penjualan sebelum Ramadhan sekitar Rp1.250 lebih dan memasuki Ramadhan mencapai Rp2,5 juta lebih setiap petang,” ungkap Saiful.
Menurut dia, penjualan dimulai pukul 16.00 – 18.000 WIB. Dengan meningkatnya pembeli di bulan Ramadhan, harus menambah tiga tenaga kerja lagi untuk melayani pembeli yang sangat ramai. Setiap petang rata-rata 500 buah kelapa muda habis terjual setiap petang.
“Ramadhan adalah hulan pembawa rahmat rezeki bagi setiap usaha yang kita laksanakan setiap petang Ramadhan, meningkat dua kali lipat,” ujar Saiful. (H. AR Djuli)












