Rabu, 17 Juni 2026

Cek Gu Patani Belajar Pendidikan Aceh

KABAR BIREUEN – ACSTF kembali memfasilitasi kedatangan rombongan Institute of Teacher For Peace dari Patani ke Aceh, 24-28 April 2018 yang berjumlah 44 orang.

Rangkaian kegiatan selama di Aceh adalah mengadakan pertemuan dengan Dinas Pendidikan Aceh, Majelis Pendidikan Daerah Aceh, FKIP Unsyiah, UIN Ar-Raniry, Pesantren Oemar Diyan, serta Dayah Krueng Kale. Disela-sela kegiatan formal, rombongan juga di ajak berkunjung ke tempat wisata Tsunami.

Menurut koordinator Patani Center, Maulidia, tujuan dari kunjungan ke Aceh adalah untuk belajar kemampuan rakyat Aceh dalam membangun kembali pendidikan generasinya setelah berakhir konflik dan bencana tsunami.

“Kami sengaja memilih Aceh sebagai tujuan studi banding karena Aceh memiliki kemiripan dalam banyak segi. Jadi kami ingin mengetahui bagaimana kurikulum lokal yang diterapkan di Aceh. Selain itu kami ingin mendiskusikan upaya apa yang pernah ditempuh dalam memajukan kualitas pendidikan di masa konflik,” ujar Hilmi selaku ketua rombongan.

Maulidia melanjutkan, rombongan sangat antusias mendapat kesempatan untuk dapat berkunjung ke Universitas Syiah Kuala dan ke Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Di Unsyiah rombongan memperoleh pengetahuan baru terkait skill pedagogik.

Sementara di UIN Ar-Raniry para rombongan berbincang-bincang langsung dengan Prof. Farid Wadji.

“Beliau mengatakan setiap tahun UIN Ar-Raniry memberikan beasiswa untuk 5 (lima) mahasiswa asal Patani dan saat ini juga tersedia beasiswa Darmasiswa untuk belajar bahasa dan budaya selama 1 tahun di UIN Ar-Raniry,” tambah Lidia.

Rombongan juga berkunjung ke Dinas Pendidikan Aceh pada 26 April 2018 disambut langsung oleh Kabid GTK dan Staf Ahli pendidikan Aceh yang sekaligus menjabat sebagai wakil Majelis Pendidikan Aceh, Azwar Thaib.

Sedangkan Juanda Djamal, salah seorang pengurus ACSTF menjelaskan, selama ini kita terus mempromosikan pengalaman Aceh dalam menyelesaikan konflik dan bencana alam di negara-negara yang masih dilanda oleh konflik bersenjata seperti Thailand dan Filipina.

“Program ini kita jalankan, supaya kita juga mendapatkan feedback mereka untuk memperkuatkan perdamaian Aceh sendiri,” ujarnya.

ACSTF, tandasnya, melalui unit Patani Center, telah aktif terlibat berkolaborasi di Patani sejak tahun 2011 yang bekerjasama dengan Peace Unit  Universitas Sains Malaysia. (REL)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Empat Dosen UNIKI Lolos Inspiring Lecturer Program 2026 Paragon, Buka Peluang Riset dan Inovasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Empat dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos seleksi Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026,...

Kasatgas PRR: Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan, Sudah Tujuh Bulan Mereka Susah

0
KABAR BIREUEN, Jakarta- Percepatan pelaksanaan program pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus didorong Satuan Tugas...

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

KABAR POPULER

Kasatgas PRR: Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan, Sudah Tujuh Bulan Mereka Susah

0
KABAR BIREUEN, Jakarta- Percepatan pelaksanaan program pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus didorong Satuan Tugas...

Empat Dosen UNIKI Lolos Inspiring Lecturer Program 2026 Paragon, Buka Peluang Riset dan Inovasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Empat dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos seleksi Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026,...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...