Kamis, 25 Juni 2026

Cek Gu Patani Belajar Pendidikan Aceh

KABAR BIREUEN – ACSTF kembali memfasilitasi kedatangan rombongan Institute of Teacher For Peace dari Patani ke Aceh, 24-28 April 2018 yang berjumlah 44 orang.

Rangkaian kegiatan selama di Aceh adalah mengadakan pertemuan dengan Dinas Pendidikan Aceh, Majelis Pendidikan Daerah Aceh, FKIP Unsyiah, UIN Ar-Raniry, Pesantren Oemar Diyan, serta Dayah Krueng Kale. Disela-sela kegiatan formal, rombongan juga di ajak berkunjung ke tempat wisata Tsunami.

Menurut koordinator Patani Center, Maulidia, tujuan dari kunjungan ke Aceh adalah untuk belajar kemampuan rakyat Aceh dalam membangun kembali pendidikan generasinya setelah berakhir konflik dan bencana tsunami.

“Kami sengaja memilih Aceh sebagai tujuan studi banding karena Aceh memiliki kemiripan dalam banyak segi. Jadi kami ingin mengetahui bagaimana kurikulum lokal yang diterapkan di Aceh. Selain itu kami ingin mendiskusikan upaya apa yang pernah ditempuh dalam memajukan kualitas pendidikan di masa konflik,” ujar Hilmi selaku ketua rombongan.

Maulidia melanjutkan, rombongan sangat antusias mendapat kesempatan untuk dapat berkunjung ke Universitas Syiah Kuala dan ke Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Di Unsyiah rombongan memperoleh pengetahuan baru terkait skill pedagogik.

Sementara di UIN Ar-Raniry para rombongan berbincang-bincang langsung dengan Prof. Farid Wadji.

“Beliau mengatakan setiap tahun UIN Ar-Raniry memberikan beasiswa untuk 5 (lima) mahasiswa asal Patani dan saat ini juga tersedia beasiswa Darmasiswa untuk belajar bahasa dan budaya selama 1 tahun di UIN Ar-Raniry,” tambah Lidia.

Rombongan juga berkunjung ke Dinas Pendidikan Aceh pada 26 April 2018 disambut langsung oleh Kabid GTK dan Staf Ahli pendidikan Aceh yang sekaligus menjabat sebagai wakil Majelis Pendidikan Aceh, Azwar Thaib.

Sedangkan Juanda Djamal, salah seorang pengurus ACSTF menjelaskan, selama ini kita terus mempromosikan pengalaman Aceh dalam menyelesaikan konflik dan bencana alam di negara-negara yang masih dilanda oleh konflik bersenjata seperti Thailand dan Filipina.

“Program ini kita jalankan, supaya kita juga mendapatkan feedback mereka untuk memperkuatkan perdamaian Aceh sendiri,” ujarnya.

ACSTF, tandasnya, melalui unit Patani Center, telah aktif terlibat berkolaborasi di Patani sejak tahun 2011 yang bekerjasama dengan Peace Unit  Universitas Sains Malaysia. (REL)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melantik Dr Misran Fuadi, S Ag, MAP sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh dalam sebuah...

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Jangka Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, jajaran Polsek Jangka, Kabupaten Bireuen, menyalurkan bantuan sosial berupa paket...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...

Gadai Emas Naik 100 Persen, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Memasuki pertengahan tahun, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat seiring berbagai keperluan, salah satunya biaya pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Kondisi tersebut...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Jalani OJT, Puluhan Ditempatkan di Sumut dan Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kembali memperluas jejaring pembelajaran berbasis industri. Pada tahun 2026, puluhan mahasiswa akan...

KABAR POPULER

Digelar, Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Bagian Hukum Setdakab Bireuen menggelar Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan...

Bupati Bireuen Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Rp267 Juta, Anak Pekerja Meninggal Dapat Beasiswa...

0
KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp267 juta kepada ahli waris...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

Berbekal Dukungan Dermawan Lokal, PSSB Bireuen U-12 Siap Berlaga di Piala Presiden Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim PSSB Bireuen U-12 mendapat suntikan dukungan menjelang tampil pada Turnamen Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh yang digelar Asosiasi...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...