Jumat, 6 Maret 2026

BSI Dorong Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Pesantren di Aceh

KABAR BIREUEN, Banda Aceh – BSI bersama BSI Maslahat memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi pesantren di Aceh dengan meluncurkan program pemberdayaan ekonomi berbasis pondok pesantren. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu pesantren di wilayah Aceh agar lebih mandiri secara ekonomi, sekaligus memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar melalui kegiatan usaha berbasis syariah.

Melalui program ini, BSI dan BSI Maslahat bekerja sama dengan beberapa pondok pesantren di Aceh untuk mengembangkan unit usaha mikro yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dan prinsip ekonomi syariah. Program ini mencakup pelatihan keterampilan bisnis, pendampingan dalam manajemen usaha, serta akses kepada layanan perbankan syariah yang disesuaikan dengan kebutuhan pesantren.

Regional CEO BSI Aceh, Wachjono, menyatakan bahwa program pemberdayaan ini merupakan langkah nyata dalam menguatkan peran pesantren sebagai pusat pengembangan ekonomi syariah yang produktif.

“BSI melihat pesantren sebagai pilar penting dalam memperkuat ekonomi syariah di Indonesia, khususnya di Aceh. Melalui dukungan yang diberikan, kami berharap dapat membantu pesantren untuk menjadi lembaga yang tidak hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Wachjono, Jumat (8/11/2024).

Dalam implementasinya, BSI melalui BSI Maslahat memfasilitasi para santri dan pengurus pesantren dengan pelatihan keterampilan kewirausahaan dan manajemen keuangan. Pesantren yang menjadi mitra BSI akan diberikan bantuan permodalan serta dukungan dalam membangun unit usaha, seperti koperasi, toko ritel, dan bisnis pertanian organik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pesantren pada dana eksternal dan menciptakan kemandirian ekonomi di lingkungan pesantren.

Sejalan dengan hal di atas, Manajer BSI Maslahat Aceh, Erry Dianto menyampaikan, “Melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren ini, kami ingin membantu pesantren di Aceh agar lebih mandiri secara ekonomi dan mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya,” ucap Erry.

Salah satu pesantren yang terlibat dalam program ini adalah Pesantren Ruhul Islam Anak Bangsa berlokasi di Aceh Besar, yang telah berhasil mengembangkan unit usaha budidaya ikan lele. Dengan bantuan BSI melalui BSI Maslahat, Pesantren Ruhul Islam Anak Bangsa ini dapat memasarkan produk mereka secara lebih luas melalui platform digital dan jaringan distribusi yang lebih baik.

“Bantuan dari BSI ini sangat membantu kami dalam mengembangkan usaha dan memberikan peluang bagi para santri untuk belajar keterampilan berwirausaha,” jelas Ustadz Khairul Azhar, salah satu pimpinan Pesantren Ruhul Islam Anak Bangsa.

BSI dan BSI Maslahat berharap bahwa melalui program ini, pesantren-pesantren di Aceh dapat menjadi pusat ekonomi berbasis syariah yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Selain itu, pemberdayaan ekonomi pesantren juga diharapkan dapat memberikan keterampilan bisnis bagi para santri, sehingga mereka siap menjadi wirausahawan atau tenaga profesional yang produktif setelah lulus dari pesantren. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Lantik Mursyidin sebagai Kabag Prokopim, Azmi Jabat Sekretaris MAA

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pj Sekda Kabupaten Bireuen, Hanafiah, SP melantik tiga pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. Pelantikan itu...

Kalau Benar Telah Diusulkan Huntara, HRD ucap Terima Kasih dan Apresiasi Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Juli - Anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), menyambut baik kabar yang berkembang belakangan ini bahwa pemerintah pusat...

Polda Aceh Ajak Masyarakat Tenang, Pertamina: Pastikan Stok BBM di Aceh Aman

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh -- Polda Aceh mengajak masyarakat Aceh untuk tetap tenang terkait isu-isu negatif tentang stok BBM di Provinsi Aceh. "Polda Aceh memastikan...

Safari Ramadhan Pemkab Bireuen Berakhir di Juli, Dipesankan Perkuat Persatuan dan Kepedulian

0
KABAR BIREUEN, Juli - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen resmi menutup rangkaian Safari Ramadhan 1447 H yang telah berlangsung di 17 kecamatan sejak 23 Februari...

118 Usulan Pembangunan Mengemuka di Musrenbang Jeumpa, Infrastruktur Jalan Masih Jadi Prioritas

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Sebanyak 118 usulan program pembangunan dari berbagai gampong di Kecamatan Jeumpa mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Jeumpa 2026...

KABAR POPULER

Kalau Benar Telah Diusulkan Huntara, HRD ucap Terima Kasih dan Apresiasi Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Juli - Anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), menyambut baik kabar yang berkembang belakangan ini bahwa pemerintah pusat...

Ada Bob Mizwar dari Bireuen, Ini 25 Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh yang Semalam...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Bob Mizwar, S.STP, M.Si salah satu dari 25 pejabat eselon II Pemerintah Aceh yang dilantik Gubernur Aceh, Muzakir Manaf...

Sekda Lantik Mursyidin sebagai Kabag Prokopim, Azmi Jabat Sekretaris MAA

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pj Sekda Kabupaten Bireuen, Hanafiah, SP melantik tiga pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. Pelantikan itu...

PC APRI Bireuen Serahkan Bingkisan Kepada Penghulu yang Purna Bakti pada Momen Bukber

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Sebagai bentuk kepedulian sosial dan ikatan solidaritas sesama anggota penghulu, Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI Bireuen) menyerahkan...

Safari Ramadhan Pemkab Bireuen Berakhir di Juli, Dipesankan Perkuat Persatuan dan Kepedulian

0
KABAR BIREUEN, Juli - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen resmi menutup rangkaian Safari Ramadhan 1447 H yang telah berlangsung di 17 kecamatan sejak 23 Februari...