KABAR BIREUEN-Muhammad Alif, putra pasangan Fuad Bin Jafar dan Nur Hasanah membutuhkan bantuan melunasi biaya agar bisa keluar dari Hospital Serdang Kajang, Selangor Malaysia, tempatnya dirawat selama ini.

Orang tua sang bayi tak punya biaya untuk membawa pulang  Muhammad Alif dari rumah sakit tersebut, sehingga bayi yang belum genap sebulan itu masih tertahan di rumah sakit.

Ayah sang bayi, Fuad merupakan warga asal Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen yang bekerja di keude runcit  (toko kelontong) di Malaysia.

Informasi yang diperoleh Kabar Breuen dari salah seorang kerabat ayahnya Muhammad Alif, Iswahyudi, Kamis sore (25/4/2019), bayi 20 hari itu menderita penyakit tumor di kepalanyanya (terjangkit kuman dan nanah dalam otak bayi)

Muhammad Alif yang lahir pada 29 Maret 2019 itu masuk rumah sakit di selangor tersebut sejak 2 April 2019, dan kini setelah menjalni perawatan  keadaaanya sudah stabil.

Namun, menurut Yudi, orang tuanya tak sanggup membayar ongkos rumah sakit mencapai RM 20.000 atau sekitar Rp 70 juta.

Karena, sebut Yudi, istri Fuad hanyalah seorang tukang bersih-bersih kamar hotel (kemas-kemas hotel), yang tentu saja biaya puluhan juta tersebut tak sanggup ditanngungnya seorang diri tanpa bantuan dermawan

“Karena itu dengan rendah hati, kami memohon sumbangan anda semua supaya dapat melunasi biaya rumah sakit tersebut,” harapnya.

Tiada lain yang diharapkan agar dipermudah segala urusan bayi ini. Terima kasih dia ucapkan kepada pihak-pihak yang sudi membantu.

Kepada dermawan dan warga Aceh yang mau membantu, bisa  menyalurkan bantuan atau sumbangan ke rekening Bank Islam-Hajar BT Munir di rekening 14247020051921, atau menghubungi langsung Fuad di nomor 01111311812. (Ihkwati)

BAGIKAN