Balai Jalan Nasional Aceh Didesak Segera Beri Izin Pemasangan Jaringan Pipa PDAM Melalui Jembatan Krueng Tingkeum

KABAR BIREUEN – Masyarakat Kecamatan Kutablang, Peusangan dan Jangka, meminta pihak Balai Nasional Aceh segera memberikan izin kepada PDAM Krueng Peusangan untuk memasang kembali jaringan pipa air PDAM melalui jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang.

Jika tidak diberikan izin dimusim hujan mendatang dikhawatirkan 5000 pelanggan warga Kecamatan Kutablang, Peusangan dan Jangka akan terancam suplay air bersih.

Hal ini dikemukakan Ramzi, warga Desa Pulo U Baroh, Kecamatan Peusangan, mewakili pelanggan PDAM tiga kecamatan kepada Kabar Bireuen di Peusangan, Jumat (18/5/2018).

Dikatakan, selama pembangunan jembatan Krueng Tingkeum yang miring akibat diterjang banjir akhir tahun 2016, jaringan pipa air PDAM yang dipasang melalui jembatan Krueng Tingkeum telah dibongkar.

Untuk mengatasi kebutuhan air bersih lima ribuan pelanggan PDAM untuk masyarakat Kecamatan Kutablang, Peusangan dan Jangka, sebelumnya dipasang melalui jembatan Krueng Tingkeum yang kemudian dibongkar. Setelah itu, pipa tersebut dipasang secara darurat sebelah utara jembatan Krueng Tingkeum.

Pembongkaran jaringan pipa air PDAM Krueng Peusangan harus dilakukan selama pembangunan jembatan Krueng Tingkuem.

Tidak hanya pembongkaran jaringan pipa air PDAM, masyarakat Kecamatan Kutablang dan Kecamatan Peusangan sudah memberikan partisipasi yang sangat besar untuk Balai Jalan Nasional Aceh.

Jalan desa Kecamatan Kutablang dan Kecamatan Peusangan diberikan izin sebagai jalur jalan alternatif bagi kenderaan umum jurusan Banda Aceh – Medan dan Medan – Banda Aceh melalui jalan desa Kecamatan Kutablang dan Kecamatan Peusangan.

Dikatakan, hampir setahun lamanya jalan desa Kecamatan Kutablang dan Kecamatan Peusangan dilalui kendaraan umum sebagai jalan alternatif untuk Balai Jalan Nasional Aceh.

Kini kondisi jalan alternatif desa dalam kecamatan Kutablang dan Kecamatan Peusangan selama setahun dilalui kendaraan tonase tinggi, sudah hancur dan belum mendapat perbaikan sebagaimana mestinya.

“Sejak bulan Februari 2018 jembatan Krueng Tingkeum selesai dibangun kembali dan sudah berfungsi normal sebagai jembatan jalan nasional,” ujar Ramzi.

Pihak warga masyarakat Kecamatan Kutablang dan Kecamatan Peusangan mempertanyakan kepada Direktur PDAM Krueng Peusangan mengapa jaringan pipa air selama pembangunan jembatan Krueng Tingkeum belum dipindahkan dipasang secara permanent melalui jembatan Krueng Tingkeum yang sudah empat bulan lebih sudah siap dibangun dan sudah normal berfungsi kembali.

Sementara pipa air PDAM belum dipasang secara permanen melalui jembatan Krueng Tingkeum, lantaran belum adanya izin dari pihak Balai Jalan Nasional Aceh.

Menurut Ramzi, Direktur PDAM Krueng Peusangan Isdfadli Yahya,SE sudah menerima baik harapan masyarakat pelanggan PDAM akan segera memasang kembali jaringan pipa air secara permanen melalui jembatan Krueng Tingkeum.

Karena jika tidak segera dipasang secara permanen dimusim hujan mendatang jaringan pipa air PDAM darurat akan ambruk diterjang banjir, sehingga 5000 lebih pelanggan PDAM masyarakat Kecamatan Kutablang dan Peusangan akan terancam suplay air bersih.

Untuk mengatasi terancamnya suplay air bersih bagi masyarakat Kecamatan Kutablang, Peusangan dan Kecamatan Jangka diharapkan Balai Jalan nasional perlu segera memberikan izin kepada PDAM Krueng Peusangan untuk memasang kembali jaringan pipa air PDAM melalui jembatan Krueng Tingkeum.

“Ini guna membantu masyarakat Kecamatan Kutablang, dan Kecamatan Peusangan yang banyak membantu Balai Jalan nasional Aceh,” harap Ramzi.

Direktur PDAM Krueng Peusangan Isfadli Yahya,SE yang dikonfirmasi Kabar Bireuen di kantornya, Jumat (18/5/2018), mengatakan, pihaknya sudah menerima, harapan masyarakat Kecamatan Kutablang dan Kecamatan Peusangan untuk memindahkan jaringan pipa air PDAM melalui jembatan Krueng Tingkeum secara permanen.

Menurut Isfadli Yahya, pihak PDAM Krueng Peusangan sebagai BUMD Pemkab Bireuen dilengkapi dengan rekom Bupati Bireuen sudah meminta izin ke Balai Jalan nasional Aceh namun belum diberikan izin dengan alasan jembatan Krueng Tingkeum masih dalam masa perawatan pihak kontraktor pelaksana pembangunan jembatan.

Diharapkannya, pihak Balai Jalan Nasional Aceh perlu segera memberikan izin kepada PDAM agar dapat segera memasang jaringan pipa air melalui jembatan Krueng Tingkuem, untuk mencegah terancamnya suplay air bersih untuk masyarakat Kecamatan Kutablang, Peusangan dan Jangka.

“Jika izin Balai Jalan Nsional Aceh sudah ada jaringan pipa air PDAM akan segera dipasang secara permanen,” ujar Isfadli Yahya. (HAR Djuli)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Upacara Peringatan HUT ke-27 Bireuen, Bupati Mukhlis Ajak Semua Elemen Bersinergi Bangun Daerah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dan gotong royong untuk mendorong pembangunan daerah yang...

BSI Perkuat Akses Pembiayaan dan Sertifikasi Halal UMKM Aceh, Siapkan 275 Kuota

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Regional Aceh memperkuat dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Mutasi 199 Personel di Tubuh Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Tutup Rangkaian Perlombaan Semarakkan HUT ke-27 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T secara resmi menutup rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....

Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 17 Tim Ikuti Lomba Toet Budee Trieng Piala Bupati

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 17 tim perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten Bireuen mengikuti Lomba Toet...