Minggu, 17 Mei 2026

Agar Tidak Menghambat Pelayanan Kesehatan, Nakes Aceh Minta Diprioritaskan Akses BBM Khusus 

KABAR BIREUEN, Bireuen — Tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di wilayah-wilayah terdampak banjir di Aceh, sangat mengharapkan agar pemerintah memberikan prioritas akses Bahan Bakar Minyak (BBM) khusus.

Pemintaan tersebut sangat penting karena kelangkaan BBM dalam beberapa hari terakhir, telah menghambat mobilitas petugas medis dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama para korban bencana banjir.

Di sejumlah titik, Nakes mengalami kesulitan mencapai fasilitas kesehatan maupun melakukan kunjungan pelayanan ke lapangan. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kesehatan, termasuk penanganan gawat darurat yang membutuhkan pelayanan secepatnya.

Hal itu disampaikan salah seorang Nakes di Bireuen, Didi Suryadi atau yang akrab disapa Didi Noah, kepada Kabar Bireuen, Rabu (3/12/2025).

“Antrean panjang BBM menjadi kendala utama bagi kami Nakes dalam menjalankan tugas,” ungkap Didi Noah.

Didi Suryadi alias Didi Noah (Foto: Didi Noah). (Foto: Dok. Pribadi)

Di sejumlah titik, kata dia, Nakes mengalami kesulitan mencapai fasilitas kesehatan maupun melakukan kunjungan pelayanan ke lapangan. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kesehatan, termasuk penanganan gawat darurat yang membutuhkan pelayanan secepatnya.

“Kami tetap berusaha melayani masyarakt semaksimal mungkin, tapi tanpa pasokan BBM yang lancar, kami kesulitan bergerak cepat, apalagi untuk pasien-pasien yang membutuhkan pertolongan segera,” jelas Didi Noah.

Para tenaga kesehatan mendesak pemerintah daerah maupun pusat agar membuka jalur prioritas atau kuota khusus BBM bagi kendaraan medis seperti ambulans, motor operasional, dan kendaraan petugas kesehatan di lapangan.

Menurut Didi, langkah tersebut sangat penting untuk memastikan pelayanan kesehatan tidak terganggu dan respons pada situasi kedaruratan tetap berjalan optimal.

BACA JUGA: Listrik Sering Padam di Kota Bireuen, Pelayanan di RSUD dr Fauziah Terancam ‘Lumpuh’

Pemerintah daerah melalui BPBD dan Dinas Kesehatan setempat, juga diharapkan segera melakukan koordinasi dengan pihak SPBU dan Pertamina, untuk memastikan ketersediaan BBM bagi Nakes dan armada medis selama masa tanggap darurat banjir.

Dengan adanya dukungan pemerintah terkait kebutuhan energi ini, para tenaga kesehatan berharap dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana, tanpa harus terhambat oleh kendala BBM yang semestinya dapat diantisipasi. (Suryadi) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lantik Pengurus Tastafi, Abu Mudi Serukan Penguatan Ahlussunnah wal Jamaah

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (15/5/2026) malam, saat ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Syech Hasanoel...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...