250 Mahasiswa Umuslim Terjun ke Desa Terdampak Bencana, Hadirkan Solusi Nyata Pemulihan Masyarakat

KABAR BIREUEN, Peusangan — Sebanyak 250 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, terjun langsung ke sejumlah desa terdampak bencana di Sumatra melalui Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana Tahun 2026.

Program tersebut menjadi wujud nyata keterlibatan mahasiswa dalam mendampingi masyarakat sekaligus menghadirkan solusi berkelanjutan pascabencana.

Para mahasiswa ditempatkan di empat gampong, yakni Gampong Pante Baro Gle Siblah (Kecamatan Peusangan Siblah Krueng), Gampong Tanjong Nie (Kecamatan Peusangan), Gampong Cot Ara (Kecamatan Kuta Blang), dan Gampong Pante Lhong (Kecamatan Peusangan). Di lokasi tersebut, mahasiswa berperan sebagai pendamping masyarakat, fasilitator kegiatan, serta penggerak inovasi berbasis kebutuhan lokal.

Rektor Umuslim, Dr. Marwan, M.Pd, menegaskan, mahasiswa merupakan kekuatan utama dalam program pemulihan berbasis masyarakat ini.

BACA JUGA: 50 Mahasiswa Umuslim Mengabdi di Pante Lhong, Hadirkan Teknologi Air Minum Layak bagi Warga Pascabanjir

“Mahasiswa harus hadir di tengah masyarakat, belajar dari realitas, dan memberi dampak nyata. Program Mahasiswa Berdampak adalah sarana pembentukan karakter kepemimpinan, empati sosial, dan tanggung jawab kemanusiaan,” ujar Marwan, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, dalam program tersebut mahasiswa melaksanakan berbagai bentuk pengabdian yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing desa. Salah satunya di Gampong Pante Lhong, mahasiswa menjadi aktor utama pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi melalui penerapan teknologi aquaponik.
Mahasiswa mendampingi kelompok tani mulai dari tahap perencanaan hingga operasional, sekaligus memberikan edukasi agar teknologi tersebut dapat diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan oleh masyarakat.

Rektor Umuslim, Dr. Marwan, M.Pd. (Foto: Dok. Umuslim)

Sementara itu, di Gampong Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, mahasiswa memfokuskan kegiatan pada penguatan ketahanan pangan pascabencana banjir melalui budidaya padi dan hortikultura dalam polibag dengan memanfaatkan material tanah sedimen. Program ini menjadikan mahasiswa sebagai fasilitator ketahanan pangan keluarga di wilayah rawan bencana.

Di Gampong Pante Lhong, mahasiswa juga menerapkan dan mengoperasikan unit filtrasi air minum portable berbasis multi-stage filtration guna mendukung pemenuhan kebutuhan air layak konsumsi bagi warga terdampak bencana.

Adapun di Gampong Tanjong Nie, Kecamatan Peusangan, mahasiswa memfasilitasi produksi pangan, pendataan risiko banjir bandang, serta edukasi mitigasi bencana berbasis komunitas. Kegiatan ini melibatkan sinergi antara mahasiswa, kelompok tani, dan Karang Taruna dalam upaya pemulihan produksi serta penguatan kesiapsiagaan bencana.

BACA JUGA: 740 Mahasiswa Umuslim Diterjunkan ke Gampong Terdampak Banjir, Fokus Pemulihan dan Edukasi Bencana

Selain itu, di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, mahasiswa melakukan integrasi pemulihan status gizi dan penguatan kesehatan ibu dan anak melalui penguatan Posyandu dan pendampingan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. Mahasiswa aktif mendampingi kegiatan Posyandu, memberikan edukasi gizi keluarga, membantu pemantauan tumbuh kembang anak, serta menguatkan peran keluarga dalam menjaga kesehatan pascabencana.

“Melalui Program Mahasiswa Berdampak, mahasiswa Universitas Almuslim tidak hanya menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga membangun empati, kepemimpinan sosial, dan kemampuan bekerja lintas sektor,” pungkas Marwan.

Program ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana sekaligus membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan yang peka terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polres Bireuen Gotong Royong di Masjid Baitul Izzah, Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri

0
KABAR BIREUEN,Peusangan– Polres Bireuen menggelar bakti sosial berupa gotong royong membersihkan lingkungan Masjid Baitul Izzah, Gampong Cot Bada Tunong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Senin...

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Sayuti Abubakar Dukung Edi Obama Maju sebagai Calon Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Harap...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap Edi Saputra, S.H., M.M., atau yang lebih dikenal dengan...

Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Angka penyerapan dana Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Aceh Tahun Anggaran 2026 terus bergerak naik. Hingga Jumat malam (16/10/2026)...

Harumkan Nama Aceh di Kancah Nasional, Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara III MTQMN UNP...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dua mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional dengan meraih Juara III pada ajang...

KABAR POPULER

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Sayuti Abubakar Dukung Edi Obama Maju sebagai Calon Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Harap...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap Edi Saputra, S.H., M.M., atau yang lebih dikenal dengan...

Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk...

Harumkan Nama Aceh di Kancah Nasional, Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara III MTQMN UNP...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dua mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional dengan meraih Juara III pada ajang...

Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Angka penyerapan dana Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Aceh Tahun Anggaran 2026 terus bergerak naik. Hingga Jumat malam (16/10/2026)...