140 Guru SD Se-Kabupaten Bireuen Ikuti Pelatihan Basa Aceh

KABAR BIREUEN – Disdikpora Bireuen bekerja sama dengan Unsyiah Darussalam Banda Aceh, menyelenggarakan pelatihan basa Aceh bagi 140 guru SD se-Kabupaten Bireuen di Aula SKB Cot Gapu, Selasa (5/11/2019).

Pelatihan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan SD dan pelatihan tim pengembang kurikulum muatan lokal SD se-Kabupaten Bireuen tersebut dibuka Kadis Dikpora Bireuen, Drs M Nasir, M.Pd. Ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis dan penyerahan bahan pelatihan basa Aceh diserahkan Kabid Pembinaan SD Surya Harun, S.Pd, M.Pd.

Kadis Dikpora Bireuen Drs M Nasir, M.Pd dalam sambutannya di hadapan ratusan guru SD se-Kabupaten Bireuen mengatakan, penyelengaraan pelatihan basa Aceh  bagi guru SD bertujuan menstandarkan kurikulum basa Aceh tingkat SD di Kabupaten Bireuen

Dikatakannya, sebagai instruktur pelatihan basa Aceh bagi guru-guru SD di Kabupaten Bireuen yang berlangsung 5 – 7 Nopember 2019,  Unsyiah Darussalam Banda Aceh menurunkan tim.

Empat pakar Basa Aceh masing-masing, Dr Abdul Gani Asyik, MA, Azwani, S.Pd, M.Hum Dosen FKIP Unsyiah penulis buku paket peulajaran basa Aceh, Muhamad Iqbal, S.Pd, SH, M.Hum Dosen FKIP Unsyiah Editor buku paket peulajaran basa Aceh dan Muhammad Idham, S.Pd, M.Ed, dosen FKIP Unsyiah.

“Basa Aceh basa geutanyoe, jak tameurunoe, tapeurunoe mangat jitupue le aneuk cuco,  mangat meusyeuhu ban sigom nanggroe,” harap M Nasir.

Ketua panitia penyelenggara Surya Harun, S.Pd, M.Pd dalam keterangannya kepada Kabar Bireuen usai pembukaan pembukaan pelatihan menjelaskan, pelatihan basa Aceh ini untuk menstandarkan kurikulum muatan lokal basa Aceh tingkat SD di Kabupaten Bireuen.

Pelatihan tersebut juga untuk melahirkan silabus dan materi tiap jenjang kelas SD. Tersedianya modul-modul mata pelajaran basa Aceh untuk dijadikan materi/bahan ajar guru untuk mata pelajaran basa Aceh bagi guru SD di Kabupaten Bireuen.

Dikatakan, setelah proses terpenuhi dengan baik, Disdikpora Kabupaten Bireuen mengajukan permohonan kepada Pemkab Bireuen untuk menerbitkan surat keputusan menetapkan mata pelajaran basa sastra Aceh menjadi suatu mata pelajaran resmi kurikulum muatan lokal untuk jenjang SD di Kabupaten Bireuen.

Selanjutnya Pemerintah Pusat (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) sebuah mata pelajaran muatan lokal jika ada SK penetapan dari Kepala Daerah.

“Mata pelajaran muatan lokal akan menjadi/diakui sebagai jam mengajar wajib bagi guru  sebagai jam pelajaran resmi dalam Dapodik,” ujar Surya Harun.  (H. AR Djuli)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara hybrid di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu...

Unjuk Kemampuan di Ajang MTQ IX Geulumpang Payong, Mahasiswi UNIKI Raih Juara III Kategori...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Asfia Zikra, meraih Juara III Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)...

Summer Course Umuslim-NGU Jepang Berakhir, Persahabatan Lintas Budaya Jadi Kenangan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Program Summer Course 2026 Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan bersama Nagoya Gakuin University (NGU), Jepang, resmi berakhir. Tak sekadar menjadi program...

Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Berkolaborasi, Bahas Strategi Hadapi Ancaman Banjir Bandang di...

0
KABAR BIREUEN, Bandung – Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) memperkuat kerja sama akademik dengan Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Institut Teknologi Bandung...

Pastikan Kesiapan Personel Cegah dan Tangani Karhutla, Polres Bireuen Gelar Apel Pasukan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Guna pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kepolisian Resor (Polres) Bireuen, menggelar Apel Pasukan Pencegahan Bencana 2026. Apel dipimpin langsung...

KABAR POPULER

Tolak Di-RJ-kan dengan Anderson, Ilham Sakubat Minta Proses Hukum Dilanjutkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Upaya penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) dalam kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan antara korban, M Ilham bin Sakubat,...

Temui Mensos, Pemkab Bireuen Minta Kepastian Jadup bagi Masyarakat Terdampak Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Bireuen terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI untuk memastikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Bireuen...

Hadiri Penebaran Benih Udang Vaname di Ulee Ceue, Bupati Bireuen Apresiasi KKP Pulihkan 60...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Pemulihan tambak masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bireuen mulai memasuki tahap produksi. Sebanyak 60 hektare lahan tambak di Desa Ulee...

Kompetensi Diakui, Dosen UNIKI Dipercaya Jadi Verifikator RPL LLDIKTI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Rahmi, M.Pd., mendapat kepercayaan sebagai Verifikator Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Lembaga Layanan Pendidikan...

Pastikan Kesiapan Personel Cegah dan Tangani Karhutla, Polres Bireuen Gelar Apel Pasukan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Guna pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kepolisian Resor (Polres) Bireuen, menggelar Apel Pasukan Pencegahan Bencana 2026. Apel dipimpin langsung...