Senin, 29 Juni 2026

Warga Minta Dinormalisasi Saluran Pembuang Pante Ara – Paya Bieng

KABAR BIREUEN – Warga Gampong Pante Ara, Kecamatan Peusangan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk segera menormalisasi saluran pembuang di Pante Ara sampai ke Paya Bieng, Kecamatan Jangka yang umumnya rusak karena dialihfungsikan oleh masyarakat sekitar.

Efendi, alias Koboy, warga Gampong Pante Ara, Kecamatan Peusangan kepada rombongan Komisi D DPRK Bireuen yang meninjau lokasi saluran dikawasan Pante Ara dan Paya Bieng, Kamis (3/8/2017) meminta agar saluran pembuang yang telah dialihfungsikan sebagai kebun dan kolam ikan oleh warga untuk dikembalikan fungsinya.

“Masalah luapan air disaat hujan lebat di kawasan Peusangan dan Jangka sebenarnya pada saluran ini yang lama sudah dialih fungsi oleh warga sekitar. Ada yang sudah menjadi kebun dan sebagian dijadikan kolam ikan,” papar Koboy, yang juga mantan Kombatan GAM.

Ditambahkannya, saluran yang bermuara ke Kuala Jangka tersebut, dulu telah direncanakan untuk dilakukan normalisasi, namun ada warga yang menentangnya, karena saluran itu telah difungsikan untuk kebun dan kolam.

Karena itu, Koboy sangat berharap perhatian dari pemerintah untuk segera melakukan normalisasi. “Beberapa waktu lalu juga telah dilakukan gotong royong masal yang dikoordinir oleh Bupati Ruslan M. Daud, tetapi volume pekerjaannya sangat kecil. Sedangkan volume saluran yang perlu dinormalisasi mencapai 3 km,” jelasnya.

Selain itu, Koboy juga menghimbau kepada warga yang telah mengalih fungsi saluran pembuang itu untuk lebih memikirkan kepentingan orang banyak daripada kepentingan pribadinya. Mengingat selama ini banyak petani yang merugi bila musim hujan karena padi terendam akibat luapan air.

Menyangkut permintaan Koboy, anggota Komisi D DPRK Bireuen, Ruslan Amin yang didampingi rekannya Hasanuddin, Fajri Fauzan dan Muzakkir kepada Kabar Bireuen di lokasi mengatakan siap memperjuangkan permohonan warga tersebut kepada Pemkab Bireuen untuk segera dilakukan normalisasi.

“Kita siap memperjuangkan persoalan ini agar diprioritaskan penanganannya. Apabila APBK tidak bisa menampung, kita akan minta diusulkan ke provinsi maupun ke pusat,” janji Ruslan dan rekan-rekan.

Anggota Komisi D ini juga berharap kepada semua warga yang selama ini telah mengalihkan fungsi saluran tersebut agar lebih mengutamakan kepentingan orang lebih banyak.

“Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin jika hujan deras kawasan sekitar akan terendam air dan dampaknya juga pada Kuala Jangka yang terus dangkal,” tutupnya. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

KABAR POPULER

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...