Wali Nanggroe dan Kalla Grup Bahas Peluang Investasi di Aceh

KABAR BIREUEN – Wali Nangroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, melakukan pertemuan dengan Kalla Grup yang berlangsung di Wisma Kalla, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 22 Juni 2022.

Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, M. Nasir Syamaun, MPA dalam keterangannya mengatakan, kehadiran Wali Nanggroe ke Makassar dalam rangka memenuhi undangan dari Kalla Grup. Pada pertemuan itu, kedua pihak membicarakan kondisi kekinian perdamaian Aceh dan peluang investasi.

Pada pertemuan itu Wali Nanggroe antara lain didampingi Ketua DPRA Saiful Bahri atau yang akrab disapa Pon Yahya.

Rombongan dari Aceh disambut langsung oleh President Director Kalla, Solihin Jusuf Kalla, dan Prof. Hamid Awaluddin, serta para CEO unit bisnis Kalla.

“Sejatinya hubungan kami dan Aceh sangat erat. Kami pernah berkontribusi membangun runway bandara Aceh saat pertama kali dibuka untuk jamaah haji. Dan juga melalui Jusuf Kalla dan Hamid Awaluddin, berkontribusi pada proses perdamaian Aceh,” kata Solihin.

Dia menyebutkan, hubungan kedekatan itu tak semata hanya bersifat historis, misalnya terkait keterlibatan dalam perdamaian Aceh, namun juga mencakup aspek kehidupan yang lebih emosional lainnya.

“Perkembangan Islam di wilayah Sulawesi Selatan dibawa oleh alim ulama dari wilayah Aceh, yaitu Datuk ri Tiro. Dalam sejarah Kerajaan Aceh, terdapat dua raja yang berasal dari bangsa Bugis. Belum lagi ketika kita membahas hubungan kedekatan secara perniagaan,” tambah Solihin.

Oleh karena itu, tutur Solihin Kalla, pertemuan Wali Nanggroe dan DPR Aceh diharapkan akan semakin mendekatkan Bugis-Makassar dengan Aceh, khususnya pada sektor niaga dan investasi.

Sementara itu, Wali Nangroe mengaku gembira dengan sambutan hangat Solihin Kalla dan pimpinan Kalla Grup. Ke depan, ia menyambut baik peluang kerja sama terkait potensi yang ada di Aceh dengan Kalla.

“Aceh memiliki potensi yang sangat besar dari sumber daya alam. Selat Malaka menjadi jalur tersibuk di dunia pada masanya. Perdagangan antara Eropa dan Timur Tengah serta Asia Selatan hingga ke Asia Timur pasti melalui Selat Malaka. Namun, kita tidak bisa memungkiri masa penjajahan Belanda sampai Gerakan Aceh Merdeka dan bencana tsunami telah membuat seluruh potensi tersebut terhambat dan perkembangan ekonomi Aceh memiliki banyak challenge,” kata Wali Nanggroe.

Senada dengan Wali Nangroe, Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri juga berharap pada pertemuan tersebut melahirkan kerja sama ke depannya. Ia menyampaikan terima kasih atas undangan dan sambutan hangat dari segenap pimpinan Kalla Grup.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Solihin Jusuf Kalla dan Manajemen Kalla yang telah mengundang dan menerima kami dengan hangat. Ini pertama kalinya saya berkunjung di kota Makassar,” ujarnya.

Di ujung pertemuan, rombongan Aceh menerima cinderamata lukisan Kapal Pinisi yang menjadi simbol kejayaan Bugis-Makassar.

“Cinderamata ini semoga makin mengeratkan persahabatan dan kedekatan yang telah terjalin antara Bugis dan Aceh,” pungkas Solihin. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Sayuti Abubakar Dukung Edi Obama Maju sebagai Calon Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Harap...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap Edi Saputra, S.H., M.M., atau yang lebih dikenal dengan...

Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Angka penyerapan dana Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Aceh Tahun Anggaran 2026 terus bergerak naik. Hingga Jumat malam (16/10/2026)...

Harumkan Nama Aceh di Kancah Nasional, Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara III MTQMN UNP...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dua mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional dengan meraih Juara III pada ajang...

Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk...

KABAR POPULER

Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk...

Sayuti Abubakar Dukung Edi Obama Maju sebagai Calon Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Harap...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap Edi Saputra, S.H., M.M., atau yang lebih dikenal dengan...

Harumkan Nama Aceh di Kancah Nasional, Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara III MTQMN UNP...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dua mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional dengan meraih Juara III pada ajang...

Gampong Tanjong Mesjid Juara Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup 2026

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Tim Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Peusangan, berhasil keluar sebagai juara pertama  turnamen sepak bola mini soccer Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...