KABAR BIREUEN-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen, melalui Bidang Pembinaan PAUD dan PNF gelar Symposium Guru PAUD jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) se Kabupaten Bireuen.
Symposium dengan tema Mencari Indetitas Guru PNS PAUD TK, berlangsung di Aula Lama Setdakab setempat. Selasa (24/7/2018), dibuka oleh Plt Kepala Disdikpora Bireuen, Drs Muhammad Nasir M.Pd.
Pada kesempatan itu, Muhammad Nasir dalam inti amanatnya mengharapkan kepada guru TK terutama dari kalangan PNS untuk memanfaatkan waktu kerja dengan baik sesuai dengan tugas yang diberikan.
Selain, memanfaatkan waktu untuk merawat fasilitas dan alat permainan, bila ada yang rusak diperbaiki juga mematuhi aturan dan tidak keliru dalam melaksanakan tugasnya.
Selaku Plt Kepala Disdikpora Bireuen. Tambah Muhammad Nasir. Merasa bersyukur mendengar ada guru PAUD di kalangan pns yang mendapat sertifikasi, kepada sipenerima supaya mengintrospeksi diri apakah sudah melaksanakan tugas dengan baik.
“Perlu kita kaji sendiri bahwa bila menerima gaji dan menerima tunjangan lainnya, sementara tidak melaksanakan tugas dengan baik, atau tidak sesuai waktu yang ditetapkan, maka sisa gaji yang diterima adalah haram,” katanya.
Dijelaskan, baru-baru ini ia sudah menandatangani amprahan dana sertifikasi 27 miliar lebih itu diterima penuh. Makanya diharapkan kepada penerima dana sertifikasi juga melaksanakan tugas juga dengan penuh.
Apresiasi kepada ibu-ibu yang telah mengumpulkan dana sertifikasi dipergunakan untuk naik haji atau umrah.
“Hal itu sangat baik sebab tunjangan sertifikasi digunakan untuk hal baik,” ujar Plt Kepala Disdikpora Bireuen ini.
TK masih merupakan bagian dari Disdikpora Bireuen. Hal itu diluruskan sebab ada segelintir pengelola TK yang menganggap TK tidak lagi berada di bawah pembinaan Disdikpora Bireuen, tegas Muhammad Nasir.
Sementara itu Kabid Pembinaan PAUD dan pendidikan nonformal Disdikpora Bireuen, Jailani, S.Pd.,M.Pd mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan hasil kegiatan rapat perwakilan kecamatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Symposium ini, diikuti sebanyak 206 peserta, selama satu hari dan menghadirkan dua orang pemateri dari Disdikpora Bireuen, sumber anggaran kegiatan ini berasal dari dana sharing kepala sekolah dan guru PAUD se Kabupaten Bireuen.
Kegiatan bertujuan, untuk membahas berbagai hal dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan TK selain untuk ajang mencari identitas diri guru TK. sehingga ideal dengan tujuan pendidikan yang terbaik.
Dengan simposium ini nantinya akan dapat formula dan ide baru untuk meningkatkan kinerja guru TK dengan segala potensi yang ada. Sehingga ke depan pendidikan TK bireuen disegani oleh kabupaten lain di Aceh. (Herman Suesilo).










