Selasa, 16 Juni 2026

Prof Faisal Rani: Dikotomi PTS dan PTN Harus Dihilangkan

KABAR BIREUEN-Perbedaan (dikotomi) antara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan PTN harus dihilangkan, karena dalam UU sudah dijelaskan bahwa antara keduanya mempunyai kedudukan sama.

Paradigma Perguruan Tinggi  harus dirubah,  dikotomi PTS dan PTN harus dihilangkan, makanya nama Kopertis sekarang dirubah namanya menjadi Lembaga Layanan pendidikan tinggi (LLDIKTI).

Hal itu dikatakan Prof.Dr.Faisal Rani,SH.,M.Hum,  Kepala  Lembaga layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah XIII (dulu kopertis wil XIII) dalam pidatonya pada kuliah umum, mengawali kuliah perdana mahasiswa Universitas Almuslim tahun akademik 2018/2019, di Auditorium Academic Center (AAC) Ampon Chik Peusangan, Kampus Umuslim, Selasa (4/9/2018).

Sekarang semua perguruan tinggi diarahkan  membangun budaya mutu  agar memiliki daya saing tingkat global dan di bursa tenaga kerja.

Mutu menjadi tujuan utama sebuah perguruan tinggi, akreditasi menjadi ukuran untuk melihat sebuah perguruan tinggi berkualitas.

Sekarang, sebut mantan Dekan Fakultas Hukum Unsyiah ini, lulusan yang mencari kerja, dilihat akreditasi program studi  bukan pada perguruan tinggi negeri (PTN) ataupun PTS.

“Sekarang prodi di PTN belum tentu lebih bagus dari PTS, seperti beberapa universitas di kota besar  dan luar negeri, ada prodi di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lebih berkualitas dibandingkan PTN,” jelas Prof.Faisal Rani.

Bahkan banyak  PTN sekarang, telah merubah statusnya seperti Badan Layanan Umum (BLU), kalau BLU berarti pengelolaannya hampir sama dengan mengelola PTS (swasta).

Materi yang disampaiakan pemateri berhubungan dengan peningkatan mutu pendidikan Tinggi di Era Revolusi Industri 4.0.

Perguruan Tinggi merupakan lembaga formal diharapkan dapat melahirkan tenaga kerja yang berkompoten, guna mnghadapi industri kerja  yang seiring dengan kemajuan teknologi.

Revolusi Industri 4.0 sebagai perubahan cara kerja yang menitikberatkan pada pngelolaan data.

Suatu perguruan tinggi untuk meraih kesuksesan, harus meningkatkan skill lulusan, semua bidang sekarang harus meningkatkan kualitas karena   kuantitas bukan lagi menjadi indikator utama dewasa ini.

Teknologi diperlukan karena merupakan hasil pengembangan dan rekayasa ilmu pngetahuan, tujuannya untuk membuat manusia mudah untuk hidup

“Jadi kelahiran teknologi bukan untuk merusak, yang merusak itu berarti sudah keluar dari koridor niat dari proses pengembangan ilmu pengetahuan,” urai Prof Faisal Rani.

Menurutnya, di era revolusi industri 4.0 sekarang, akan mesdisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk didalamnya bidang ilmu pengetahuan dan iptek serta pendidikan tinggi.

Makanya revolusi industri 4,0, tantanganya sangat berat, semua pihak harus menyikapi  secara cepat dan tepat.

Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,MSi pada kesempatan tersebut, menjelaskan kehadiran Ketua LLDIKTi merupakan ajang silaturahim, karena Prof.Faisal merupakan pejabat baru pada Lembaga tersebut.

Amiruddin Idris juga mengulas perkembangan kampus yang berada di sebuah kecamatan tersebut.

Umuslim sekarang merupakan sebuah PTS yang telah memperoleh nilai akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dengan nilai Baik (B) dari BAN-PT.

Universitas almuslim juga merupakan, PTS yang paling banyak meluluskan dosennya dalam sertifikasi dosen (Serdos).

Pada kesempatan tersebut Rektor juga mengharapkan bimbingan dan pembinaan dari kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, agar kampus kebanggaan masyarakat Bireuen ini menjadi lebih baik lagi dan bisa bersaing untuk tingkat global.

Acara dihadiri Ketua Yayasan Almuslim, Wakil Rektor, dosen, ormawa, ratusan mahasiswa dan civitas akademika lainnya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

KABAR POPULER

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...