KABAR BIREUEN-Lembaga Peningkatan Kapasitas Aparatur Negara Indonesia (LEPENKAPI) Bireuen Aceh menggelar pelatihan bagi guru atau pimpinan Sekolah Dasar dan PAUD dalam Kabupaten Bireuen.

Pelatihan dalam kegiatan Porgram Organisasi Penggerak (POP) ini dibuka secara langsung oleh Bupati Bireuen Dr, H. Muzakkar A. Gani, S. H., M.Si. di Aula SKB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, Kamis. (14/10/2021) sore.

Prosesi kegiatan ditandai dengan penyerahan secara simbolis tablet sebagai alat pelatihan kepada Pimpinan Sekolah Dasar dan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada guru PAUD sebagai alat pelatihan.

Dalam arahannya, Muzakkar A. Gani, mengharapkan, pelatihan ini menjadi terobosan bagi Pendidikan Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar dalam konteks memperbaiki manajemen tata kelola pembelajaran dengan pola-pola terkini, terbaru, yang diterapkan oleh Kemendiknas yang digagas dengan sistem merdeka belajar (Literasi).

Konsep-konsep merdeka belajar dengan menggerakan persuasif guru dan motivasi belajar siswa lebih aktif dalam proses belajar mengajar, konsep ini pasti ada hubungannya dengan daya saing mutu guru-guru.

“Guru yang bermutu, akan melahirkan anak didik yang bermutu” sebut Bupati.

Sebelumnya, Pembina Lepenkapi Dr. Dra. Cut Khairani, M.Si, melaporkan, kegiatan ini diikuti peserta dari Sekolah Dasar dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Disebutkan, peserta dari sekolah dasar berjumlah 70 orang, terdiri guru 6 orang dan Kepala Sekolah, 10 orang, melibatkan 10 Sekolah Dasar yang ada dalam Kabupaten Bireuen.

Pelatihan untuk Guru dan/Atau Pimpinan Sekolah Dasar bertemakan Keahlian profesional, untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis melalui Problem Solving Berbasis Open Ended.

Kegiatan ini akan dilakukan secara Blended Learning (campuran) Daring (online) dan Luring (tatap Muka) selama satu bulan Daring dilakukan melalui learning Manajemen Sistem (LMS).

Pelaksanaan kegiatan akan dilakukan setiap hari mulai pukul 14.00 17.00 WIB untuk alat penunjang pelaksanaan kegiatan secara daring akan diberikan kepada peserta berupa tablet, sekaligus untuk meningkatkan Literasi Digital bagi guru.

Selain pelatihan secara Daring Peserta kegiatan juga akan dilakukan secara Tatap Muka (Luring) untuk melatih praktek dari materi-materi yang telah didapatkan secara daring.

Kemudian, jumlah peserta dari PAUD/TK sebanyak 50 orang, terdiri Kepala Sekolah 10 orang, guru 40 orang, masing-masing PAUD/TK terdiri 4 orang guru sebagai peserta dari 10 PAUD/TK yang ada dalam Kabupaten Bireuen.

Kegiatan pelatihan guru PAUD ini bertemakan Pelatihan Program Literasi Bagi Guru Dan/Atau Pimpinan Lembaga Tk/Paud Melalui Pemanfaatan Alat Permainan Edukatif

Kegiatan ini akan dilakukan secara Blended Learning, materi-materi pelatihan akan diberikan kepada peserta melalui learning Manajemen Sistem (LMS) secara Daring (online).

Pada sekolah PAUD/TK tidak diberikan alat penunjang untuk online yang berupa tablet, namun diberikan alat peraga berupa Alat Permainan Educatif (APE) ke masing-masing sekolah.

Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Bunda PAUD Bireuen, Hj Nurjanah Ali, SE., MM. Rektor Universitas Almuslim Peusangan, Bireuen, Dr, Marwan Hamid, MPd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen. Muhammad Al Muttaqim, S.Pd.,M.Pd. Kabid Pembinaan PAUD Disdikbud Bireuen, Abdullah SPd. (Herman Suesilo)