KABAR BIREUEN– Pengurus Daerah (PD) Pelajar Islam Indonesia (PII) Bireuen berkunjung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Senin (29/3/2021).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Drs M Nasir MPd menerima dengan hangat pengurus PII Bireuen yang dipimpin Ketua Umum Imam Muhajir bersama anggotannya, Mujiburrahman (Sekretaris Umum), Zaful (Kabider), Alfi Rizki (Ka. Staff Adm.), Salyatul Maulid dan Athaya Syafi Verina (PK Jeumpa)

Dalam agenda silaturahim tersebut, dibahas beberapa hal penting soal pendidikan.

Ketua Umum PII Bireuen, Imam Muhajir menjelaskan, PII sebagai organisasi pelajar sangat konsen terhadap persoalan pendidikan.

PII hadir di tengah umat dengan lebih khusus konsen pada pendidikan, terus berupaya melakukan agenda perbaikan karakter pelajar.

“Sangat disayangkan generasi muda kita saat ini tergerus oleh zaman. dan terlilit ganasnya pergaulan bebas, narkoba seks bebas dan problem pelajar lainnya. untuk itu PII mengambil peran untuk berikhtiar mengatasi problema tersebut,” ungkap Ketua Umum PII Bireuen tersebut.

Menurut Imam Muhajir, kunjungan tersebut merupakan upaya mensinergikan program kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“ini upaya sinergi kita, harapan besar kami, semoga Dinas Dikbud juga bisa bersinergi dengan kami dalam program pembinaan pelajar yang kami jalankan nantinya,” harapnya.

Imam Muhajir menerangkan akan ada kegiatan Training Terpadu dalam dua pekan kedepan.

“Kami akan menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pelajar Se Kabupaten Bireuen, sebagai upaya pembinaan karakter pelajar. Semoga Kepala Sekolah SMA, SMK dan MA Se Kabupaten Bireuen juga ikut mendukung kegiatan ini dengan turut mengirimkan siswa siswinya mengikuti kegiatan tersebut,” sebutnya.

Senentara itu, Kadis Dikbud Kabupaten Bireuen, M Nasir memberikan respon postifnya. Ia turut mendukung upaya pembinaan yang akan dilakukan PII Bireuen.

“Kami ikut mendukung, sepanjang itu program perbaikan dan pembinaan terhadap pelajar kita,” ujar Kadis.

Kadis Dikbud dalam perbincangan dengan PII Bireuen tersebut juga menyampaikan keresahan besar terhadap kondisi pelajar saat ini yang rawan efek negatif media sosial serta pergaulan bebas.

Maka harapan M Nasir, semoga PII bisa terus memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan di Kabupaten Bireuen.(REL)