KABAR BIREUEN- Warga muslim etnis Rohingya yang terdampar di Pantai Kuala Raja Bireuen akhirnya dipindahkan ke Sanggar Kegiatan belajar (SKB) Kawasan Cot Gapu Bireuen.
Untuk sementara waktu, mereka akan ditempat di lokasi tersebut sampai menunggu keputusan dan kedatangan pihak-pihak yang biasa menangani masalah pengungsi tersebut.
Informasi terkahir yang diperoleh Kabar Bireuen, total warga Rohingya yang terdampar tersebut sebanyak 79 orang, terdiri dari 44 laki-laki, 27 perempuan dan 8 anak-anak.
Bupati Bireuen H Saifannur S. Sos bersama Sekda Ir Zulkifli Sp, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Amrul Huda, SE, MM, M.Sc, serta sejumlah pejabat terkait Pemkab lainnya mendatangi lokasi penampungan sementara para pengungsi di SKB Bireuen.
Saifannur kepada wartawan menyebutkan, Pemkab Bireuen akan membantu penanagan sementara para pengungsi tersebut. Mereka akan ditampung di tempat itu sampai pihak Imigrasi, United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan The International Organization for Migration (IOM) datang untuk penanganan lebih lanjut.
“Kita siap membantu semampunya, terutama untuk menyediakan makanan dan kebutuhan lainnya. Jika ada masyarakat yang ingin memberikan bantuan dan menyumbang, dipersilahkan,” kata Bupati saifannur.
Mengenai 7 pengungsi yang menjalani perawatan dan harus diinfus karena dehidrasi atau kekurangan cairan, juga akan ditangani dengan baik oleh tim medis.
Di lokasi penampungan tersebut, tampak bantuan massa panik dari Dinas Sosial Bireuen serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen berupa matras, baju, mukena, jilbab serta air mineral siap dibagikan kepada pengungsi tersebut. (Ihkwati)











