Kamis, 14 Mei 2026

Penerima Bansos dan JKA Rawan Salah Sasaran, Pemerintah Aceh Diminta Perbarui Data Desil

KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketidaktepatan data penerima bantuan sosial (bansos) dan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) kembali menjadi sorotan. Pemerintah Aceh didesak segera mengevaluasi menyeluruh terhadap tingkat desil masyarakat agar program bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak memicu kecemburuan sosial.

Pemerhati kebijakan publik di Bireuen, Abdul Manan Isda, menegaskan, akurasi data merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan program bantuan pemerintah. Menurutnya, selama ini masih ditemukan ketidaksesuaian antara kondisi riil masyarakat dengan data penerima bantuan.

“Evaluasi desil masyarakat harus dilakukan secara berkala. Data yang akurat akan menentukan apakah bantuan itu jatuh kepada masyarakat miskin ekstrem, miskin, atau justru kepada kelompok yang sebenarnya sudah mampu,” ujar Abdul Manan Isda kepada Kabar Bireuen, Sabtu (4/4/2026).

Dia menjelaskan, desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dibagi dalam sepuluh kategori, mulai dari desil 1 sebagai kelompok paling miskin hingga desil 10 sebagai kelompok paling sejahtera. Dalam pelaksanaan program bantuan sosial, pemerintah umumnya menyasar kelompok pada desil terbawah.

Namun, tanpa pembaruan data yang akurat, program bantuan berisiko tidak efektif. Bahkan, kondisi ini dapat memunculkan kesalahan penyaluran, baik inclusion error, yakni masyarakat mampu yang justru menerima bantuan, maupun exclusion error, masyarakat miskin tidak tersentuh bantuan.

Selain persoalan data, dinamika ekonomi masyarakat pascabencana juga menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan. Perubahan kondisi ekonomi yang terjadi dengan cepat dapat membuat data lama menjadi tidak relevan.

Karena itu, Abdul Manan juga mendorong Pemerintah Aceh untuk melibatkan pemerintah gampong (desa) dalam proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan. Aparatur desa dinilai memiliki pemahaman lebih mendalam terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayahnya.

“Validasi berbasis gampong sangat penting agar data lebih akurat dan transparan. Ini juga bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah,” sebutnya.

Manan berharap, melalui evaluasi desil yang terintegrasi dan berkelanjutan, seluruh program bantuan sosial dan intervensi ekonomi Pemerintah Aceh dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...