Pasca Banjir Bank Aceh Pacu Normalisasi Layanan di Lhokseumawe dan Aceh Timur

KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Komitmen Bank Aceh Syariah (BAS) untuk selalu hadir melayani masyarakat, terutama di masa sulit, kembali dibuktikan. Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, bersama tim, melakukan kunjungan kerja maraton ke kantor-kantor yang terdampak parah oleh musibah banjir yang melanda wilayah Lhokseumawe, Aceh Utara dan Aceh Timur beberapa waktu lalu.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya percepatan dan penormalan kegiatan operasional bank, khususnya di daerah yang menjadi simpul ekonomi. Fokus utama kunjungan adalah Kantor Cabang (KC) Lhokseumawe, KC Samudera Lhokseumawe, dan KC Idi di Aceh Timur.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan manifestasi dari prinsip service excellence dan kepedulian Bank Aceh terhadap nasabah.

“Kami tidak ingin musibah ini berlama-lama mengganggu akses masyarakat terhadap layanan perbankan. Ekonomi rakyat harus segera bangkit, dan Bank Aceh berkomitmen menjadi pendorong utama pemulihan itu,” ujar Fadhil Ilyas pada Selasa (02/12).

Di KCP Lhoksukon di bawah koordinasi KC Samudera Lhokseumawe dan KCP Sampoiniet yang berada di bawah koordinasi KC Lhokseumawe, tim menemukan beberapa kendala teknis dan kerusakan minor pada infrastruktur.

Namun, berkat kesiapan tim tanggap darurat Bank Aceh, perbaikan telah berjalan dengan sangat cepat yang terdiri dari pemulihan infrastruktur jaringan, tim teknis bekerja 24 jam untuk memastikan sistem jaringan dan koneksi internet kembali stabil, untuk transaksi real-time dan operasional ATM.

Selanjutnya Bank memastikan seluruh nasabah dapat mengakses dana mereka, baik melalui ATM dan aplikasi Mobile Banking Action Bank Aceh maupun melalui layanan terbatas di kantor-kantor yang telah dinormalisasi.

Dalam keterangannya, Fadhil Ilyas menekankan bahwa di tengah kondisi darurat bencana, Bank Aceh memiliki tanggung jawab sebagai institusi perbankan daerah yang harus menjamin akses layanan keuangan masyarakat tetap berjalan.

“Kami tidak hanya fokus pada pemulihan gedung dan sistem. Prioritas utama kami adalah bagaimana masyarakat dapat segera kembali bertransaksi dengan nyaman, dan bagaimana karyawan kami yang terdampak dapat segera bangkit,” ujar Fadhil.

Kunjungan Dirut dan tim langsung menghasilkan keputusan cepat dan strategis untuk mempercepat pemulihan operasional yaitu Akselerasi Pembersihan dan Perbaikan. Tim teknis segera dikerahkan untuk melakukan pembersihan menyeluruh dan perbaikan minor pada kantor yang kerusakannya tidak terlalu parah, seperti pada beberapa bagian di KC Idi. Prioritas Pemulihan jaringan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) menjadi fokus utama agar kebutuhan mendesak masyarakat untuk menarik tunai dapat terpenuhi.

Inisiatif proaktif yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama ini menggarisbawahi kepedulian Bank Aceh yang luar biasa terhadap pelayanan publik, bahkan di masa darurat bencana. Bank Aceh membuktikan diri bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam upaya tanggap dan pemulihan bencana.

Dengan langkah-langkah cepat ini, Bank Aceh menargetkan seluruh kegiatan operasional di Kantor Cabang yang terdampak langsung banjir dapat kembali normal. (Red) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gubernur Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), melantik Taufik, S.T., M.Si., sebagai Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dalam prosesi pelantikan...

Menang Drama Adu Penalti, Jangka Melaju ke Final Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Tim Kecamatan Jangka meraih kemenangan 5-4 atas Kecamatan Kota Juang lewat adu penalti pada laga semifinal Kejuaraan Sepak Bola Antar...

Umuslim dan Polres Bireuen Jalin Kerja Sama, Fokus Edukasi Hukum hingga Pencegahan Narkoba

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, menjalin kerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Bireuen untuk memperkuat edukasi hukum, mencegah penyalahgunaan...

Bantu UMKM Berkembang, Yah Fud Salurkan Peralatan Usaha untuk 20 Wirausaha Pemula di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Sebanyak 20 wirausaha pemula (WP) di Kabupaten Bireuen menerima bantuan peralatan usaha dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil...

DPMTSP Bireuen Raih Penghargaan Sangat Baik dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Bupati Mukhlis Beri...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) meraih penghargaan kategori Sangat Baik dari Kementerian...

KABAR POPULER

Jalaluddin Mantan Pj. Bupati Bireuen Kini Jabat Wakil Rektor III UNIKI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mantan Penjabat (Pj.) Bupati Bireuen, Dr. Jalaluddin, S.H., M.M., kini dipercaya menjabat sebagai Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Menang Drama Adu Penalti, Jangka Melaju ke Final Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Tim Kecamatan Jangka meraih kemenangan 5-4 atas Kecamatan Kota Juang lewat adu penalti pada laga semifinal Kejuaraan Sepak Bola Antar...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...